5 Kesalahan Einstein yang Tak Bisa Disangkal, Apa Saja Ya?

5 Kesalahan Einstein yang Tak Bisa Disangkal, Apa Saja Ya?

Devita Savitri - detikEdu
Rabu, 25 Jan 2023 09:30 WIB
German born American physicist Albert Einstein (1879 - 1955), 1946.   (Photo by Central Press/Getty Images)
Foto: Getty Images
Jakarta -

Tak ada manusia yang sempurna begitupun Albert Einstein yang memiliki 5 kesalahan dalam hidupnya dan tak bisa disangkal. Selama ini Albert Einstein diperlihatkan sebagai sosok yang sebagian teorinya tak pernah salah.

Segala teori yang diucapkan melalui mulutnya selalu dikonfirmasi ke tingkat akurasi yang baru. Para ilmuwan ingin mencoba untuk menyangkal Einstein tapi tak bisa berhasil.

Albert Einstein adalah seorang fisikawan kelahiran Jerman yang mengembangkan teori relativitas khusus dan umum dilansir melalui laman Ensiklopedia Britannica, Selasa (24/1/2023).

Pria kelahiran 14 Maret 1879 ini juga memenangkan Penghargaan Nobel untuk Fisika pada tahun 1921 terkait penjelasannya tentang efek fotolistrik. Dengan berbagai penghargaannya, Einstein dianggap sebagai fisikawan paling berpengaruh di abad ke-20.

Namun, meskipun memiliki kejeniusan tingkat tinggi, Einstein tetaplah bukan Tuhan. Bagaimanapun dia tetap manusia yang juga melakukan beberapa kesalahan seperti 5 kesalahan berikut yang tak bisa disangkalnya.

5 Kesalahan Einstein yang Tak Bisa Disangkal

1. Konstanta Kosmologis

Melansir laman Astronomy Magazine, ada faktor palsu yang digunakan Einstein ketika menyusun teori relativitas umum. Pada masa penciptaan teori tersebut, semua orang saat itu hanya berasumsi berdasarkan informasi yang tersedia.

Kala itu dijelaskan bila alam semesta adalah tempat yang statis dan tidak berubah, tetapi Einstein tidak setuju. Dengan demikian untuk mencocokannya dengan data, Einstein menambahkan faktor yang diberi nama dengan "konstanta kosmologis" ke dalam persamaan.

Seiring dengan berjalannya waktu, ia menemukan bila alam semesta tak hanya diam namun mengembang. Mengetahuinya, ia mengatakan "Maka jauhi konstanta kosmologis!". Setelah itu, ia mengakui bila konstanta kosmologis sebagai kesalahan terbesarnya. Namun, para astronom mengaku bila kesalahan Einstein pun mengandung informasi.

Terlebih fakta menjelaskan bila alam semesta selalu meluas lebih cepat dari waktu ke waktu. Para astronom menyebutkan bila ada energi gelap yang bertanggung jawab atas gaya misterius itu.

Dengan demikian, mereka tak ragu menggunakan konstanta kosmologis sebagai faktor palsu yang dapat mengubah cara ruang waktu berinteraksi dengan energi gelap dan gaya misterius yang tak diketahui.

2. Gelombang Gravitasi

Pada tahun 1930-an, dua dekade setelah ia mengungkapkan teori relativitas umum, Einstein mengeluarkan sebuah karya sains dalam bentuk makalah. Ia menyatakan bahwa tak ada gelombang gravitasi.

Namun nampaknya ia salah karena pada tahun 2016, para ilmuwan mengumumkan bila mereka secara langsung mendeteksi gelombang gravitasi dalam jalinan ruang waktu. Penemuan itu akhirnya menjadi validasi besar dari karya Einstein.

Meski salah, ia disebut telah meramalkan keberadaan gelombang gravitasi hampir 100 tahun sebelumnya. Penemuan ini akhirnya menjadi tanda era baru astronomi untuk mempelajari alam semesta.

3. Implikasi dari Teorinya

Sebagai seorang fisikawan, Einstein sudah melakukan berbagai eksperimen dengan pemikirannya yang cerdas tentang alam semesta. Namun siapa sangka dalam proses kerja ia menolak berbagai faktor.

Seperti, ia tak peduli gagasan bila alam semesta pada dasarnya acak. Satu ungkapannya yang terkenal menyebutkan bila "Tuhan tidak bermain dadu dengan alam semesta".

Ia juga tidak peduli dengan keberadaan "lubang hitam" yang merupakan konsekuensi alami dari teori relativitas umumnya. Hal tersebut bisa terjadi karena mengacu pada aturan fisika di mana menggila seputar singularitas di pusat lubang.

Meski tak melihat faktor "lubang hitam" Einstein percaya ada konsekuensi lain dari relativitas. Bahwa pada akhirnya benda masif akan melengkungkan ruang waktu dan bertindak sebagai semacam lensa yang mengalihkan cahaya dari sumber yang jauh. Namun, ia mengatakan manusia tidak akan pernah mengamati fenomena ini secara langsung.

4. Kesalahan Kecil

Berbagai kesalahan kecil Einstein ditemukan, seperti dalam persamaan E = mc2 hingga kesalahan matematika dasar. Ia sering melakukan kesalahan, edan tak ada yang lebih menyadari daripada dirinya sendiri.

Namun ternyata ia mengakui hal tersebut kepada kolaborator gelombang gravitasinya dan menyatakan pernyataan berikut: "Anda tidak perlu terlalu berhati-hati... Ada juga kertas yang salah atas nama saya".

5. Masalah Keluarga

Meski tak masuk dalam lingkup kerjanya sebagai fisikawan, tak bisa disangkal bila Einstein adalah salah satu pria terpintar sepanjang masa. Tapi tahukah detikers bila ia menikahi sepupunya sendiri?

Wanita itu ialah Elsa Löwenthal. Ibunda Einstein dan ibunda Elsa adalah saudara kandung dan ayah mereka juga adalah saudara sepupu.

Meskipun pernikahan mereka tampaknya relatif bahagia dan berlangsung hingga kematiannya pada tahun 1936. Sebuah implikasi biologis dari menikahi keluarga yang begitu dekat adalah tidak baik dan itu dilakukan Einstein.

Nah itulah 5 kesalahan Einstein yang tak bisa disangkal. Namun untuk diingat tentu saja manusia adalah tempatnya salah, begitupun Einstein, dan hanya Tuhan yang Maha Sempurna.



Simak Video "Konsep Multiverse dalam Sudut Pandang Agama"
[Gambas:Video 20detik]
(nwk/nwk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia