Pakar IPB Ungkap Khasiat Minyak Pala: Antiaging-Antioksidan

Pakar IPB Ungkap Khasiat Minyak Pala: Antiaging-Antioksidan

Nograhany Widhi Koesmawardhani - detikEdu
Rabu, 30 Nov 2022 18:00 WIB
Pala
Foto: iStock
Jakarta -

Pala (Myristica fragrans) adalah buah yang tanamannya berlimpah di Indonesia. Pala tumbuh di Sumatera hingga Papua. Minyaknya mengandung antioksidan dan antiaging, bisa bikin awet muda!

Khasiat minyak pala ini diungkapkan Kepala Surfactant and Bioenergy Research Center (SBRC) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University Dr Meika Syahbana Rusli. Meika mengungkap potensi minyak pala sebagai antioksidan dan antiaging dalam sediaan kosmetik.

"Minyak atsiri pala memiliki potensi sebagai antioksidan dan antiaging menghambat degradasi kolagen akibat paparan sinar ultraviolet. Aktivitas antioksidan minyak atsiri ini dipengaruhi oleh kandungan monoterpen di dalamnya," ungkap Meika, dilansir laman IPB University, Rabu (30/11/2022).

Meika menyampaikan hal itu dalam Webinar Nasional "Prospek Bisnis Minyak Atsiri Pala sebagai Sediaan Kosmetik", Sabtu (26/11) lalu.

Ia menambahkan, dibandingkan dengan sesama senyawa aktif minyak atsiri Indonesia lain, ternyata kandungan 4-terpineol dan miristisin dalam minyak atsiri pala diyakini bersifat paling kuat sebagai antioksidan atau antiaging.

"Senyawa tersebut paling cocok dikembangkan sebagai sediaan kosmetik antiaging. Temuan ini dibuktikan lebih lanjut melalui pengujian in silico," papar dia.

Ia menjelaskan, proses mendapatkan bahan aktif murni pada minyak pala dapat dilakukan melalui fraksinasi. Proses skala laboratorium dilakukan dengan metode spinning band distillation column. Dengan rasio refluks 1:1, kandungan senyawa 4-terpineol dan miristisin relatif meningkat.

Prosed dengan metode yang tepat, lanjutnya, baik skala laboratorium dan skala pilot, menghasilkan nilai inhibition concentration 50 persen (IC50) yang rendah. Nilai ini adalah konsentrasi yang dapat meredam aktivitas radikal bebas sebesar 50 persen dan hasilnya memperoleh hanya sekitar 9,39 ppm. Semakin kecil nilai IC50, maka aktivitas antioksidan semakin baik.

"Artinya, dengan sedikit minyak atsiri pala yang digunakan, tetap menimbulkan sifat antioksidan yang kuat. Namun demikian, saran saya, proses pemurnian ini masih memerlukan pengembangan metode sehingga diperoleh minyak atsiri pala dengan kemurnian yang lebih tinggi," imbaunya.

Kekuatan antioksidan dan antiaging ini memiliki potensi besar dalam industri kosmetik. Apalagi, Indonesia adalah penghasil pala yang berlimpah. Pusat penghasil pala terdapat di Aceh Selatan, sebagian Sumatera Barat, Sulawesi Utara, Maluku, dan sebagian Papua.

"Produksi pala per tahunnya berkisar antara 300 sampai 350 ton. Berdasarkan angka dan trennya, produksi pala termasuk stabil hingga saat ini," urai dia.

Menurutnya, komoditas minyak pala dari Indonesia telah memasok 75 persen kebutuhan pasar dunia. Porsi pangsa dunia yang besar ini menyebabkan minyak pala berdaya saing kuat di pasar dunia. Selain itu, minyak pala dari Indonesia punya mutu dan harga yang baik.



Simak Video "Richard Lee Pertanyakan Produk Kecantikan yang Di-endorse Artis"
[Gambas:Video 20detik]
(nwk/twu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia