ITS Ciptakan Mobil Listrik Model Pickup, Bisa Tempuh Jarak 200 Km

ITS Ciptakan Mobil Listrik Model Pickup, Bisa Tempuh Jarak 200 Km

Fahri Zulfikar - detikEdu
Senin, 28 Nov 2022 16:30 WIB
ITS ciptakan Inovasi mobil bernama Multipurpose Electric Vehicle ITS (MEvITS)
Foto: Doc. ITS/Mobil Listrik ITS
Jakarta -

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali mencetak inovasi. Setelah sebelumnya membuat inovasi desain kendaraan listrik ramah lingkungan bernama i-Deora pada 2021, kali ini ITS berinovasi dengan meluncurkan mobil listrik multiguna.

Inovasi mobil tersebut bernama Multipurpose Electric Vehicle ITS (MEvITS). Peluncuran mobil ini dilakukan di Departemen Teknik Mesin ITS pada Minggu (27/11) kemarin.

Peluncuran mobil karya sivitas akademika ITS ini dilangsungkan bersamaan dengan perhelatan tahunan temu alumni Teknik Mesin ITS yang bertajuk Pulang Bengkel. Peluncuran ini turut disaksikan oleh para alumni Teknik Mesin dari berbagai angkatan.

Inovasi Mobil Model Pickup

Ketua Tim Pengembangan MEvITS, Prof Dr Eng Harus Laksana Guntur ST MEng mengungkapkan bahwa MEvITS ini adalah produk yang dirancang dan dikembangkan sepenuhnya oleh ITS.

"Bekerja sama dengan beberapa startup ITS, MEvITS menjadi suatu mobil listrik berkonsep pickup yang tangguh, hemat energi, elegan, serta stylish," ujarnya dikutip dari laman resmi ITS, Senin (28/11/2022).

Prof Harus menjelaskan bahwa MEvITS tidak hanya diciptakan untuk menjadi kendaraan mobil penumpang saja, namun juga dapat untuk mengangkut barang.

Bisa Tempuh Jarak 200 Kilometer

Dari segi jarak tempuh, mobil MEvITS telah didesain untuk dapat menempuh jarak hingga 200 kilometer. Untuk kecepatan maksimum bisa mencapai 100 kilometer per jam.

Prof Harus berharap, inovasi mobil MEvITS ini bisa dijangkau oleh masyarakat luas dengan harga yang sesuai.

"Agar harganya terjangkau, kami berusaha menginovasikan mobil dengan daya yang tak terlalu besar," jelasnya.

Senada dengan hal itu, Kepala Departemen Teknik Mesin ITS, Dr Ir Atok Setyawan MEng Sc mengatakan mobil MEvITS diharapkan bisa menjadi terobosan yang berguna bagi masyarakat.

Oleh karena itu, mobil dengan daya 20 kWh ini masih akan terus dilakukan penyempurnaan.

"Dengan semangat real innovation, kami berharap mobil ini dapat menjadi terobosan yang berguna bagi masyarakat," tutur Ir Atok.



Simak Video "RI Subsidi Rp 80 Juta untuk Mobil Listrik, Bagaimana Negara Lain?"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia