ADVERTISEMENT

Menlu Jepang Beri Penghargaan Kepada Dua Guru Besar UI

Tim detikcom - detikEdu
Sabtu, 06 Agu 2022 10:00 WIB
Guru Besar Hukum Internasional UI Hikmahanto Juwana dalam diskusi Warga Tanpa Warga Negara di kantor Para Syndicate, Jakarta, Jumat (19/8/2016)
Guru besar UI Hikmahanto Juwana menerima penghargaan dari Menlu Jepang (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Menteri Luar Negeri Jepang, Yoshimasa Hayashi memberi Penghargaan Menteri Luar Negeri Jepang Tahun 2022 (Reiwa 4) kepada dua guru besar Universitas Indonesia (UI) Bambang Wibawarta dan Hikmahanto Juwana, Kamis (4/8/2022).

Kedutaan Besar Jepang di Jakarta dalam keterangannya menyampaikan kedua dosen UI tersebut dinilai memberi sumbangan besar dan berjasa dalam hubungan antara Indonesia dan Jepang. Para penerima penghargaan akan menerima piagam Penghargaan dari Menteri Luar Negeri Jepang.

"Pemberian penghargaan ini bertujuan untuk menyampaikan apresiasi Pemerintah Jepang atas jasa-jasa dari individu maupun organisasi yang telah berkontribusi besar yang istimewa terhadap peningkatan hubungan persahabatan," seperti dikutip dari keterangan Kedutaan Besar Jepang tersebut.

Dosen Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI, Bambang Wibawarta, merupakan salah seorang peneliti terkemuka pada bidang kebudayaan Jepang di Indonesia. Ia menerjemahkan berbagai buku karya sastra Jepang terkemuka seperti Mori Ogai dan Akutagawa Ryunosuke.

Bambang saat masih berusia 40 tahun telah memegang jabatan Ketua Pusat Studi Jepang (PSJ) di Universitas Indonesia yang pembangunannya didukung oleh kerja sama dengan proyek bantuan hibah dari pemerintah Jepang.

"Tentu saja (saya) gembira, penghargaan ini tidak hanya untuk pribadi tetapi juga untuk Universitas Indonesia, tempat dimana saya bekerja dan mengabdi," ujar Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan (2014-2019) UI itu dalam keterangannya.

Ia menyambung,"Penghargaan ini merupakan apresiasi terhadap kontribusi dalam peningkatan hubungan Indonesia-Jepang. Tahun depan, hubungan antara Indonesia-Jepang memasuki usia 65 tahun."

Sebelumnya, Bambang telah menerima berbagai penghargaan lain, yaitu Japan Society for the Promotion of Science (2004-2006), Sumitomo Foundation, Research Projects award (2007-2008), Sumitomo Foundation, Research Projects award (2007-2008), The Toshiba Foundation (2006) dan penghargaan lainnya.

Adapun Hikmahanto yang merupakan Dosen Fakultas Hukum UI dinilai banyak membantu Kedutaan Besar Jepang dalam studi kebijakan luar negeri tentang isu-isu regional.

Tidak hanya itu, Hikmahanto juga dianggap memberi sumbangsih besar dalam hal mempromosikan pemahaman masyarakat Indonesia mengenai gagasan "Indo-Pasifik yang Bebas dan Terbuka (Free and Open Indo-Pacific)" yang diutamakan oleh Jepang, melalui lokakarya kemaritiman yang diselenggarakan oleh UI.

"Saya sangat mengapresiasi penghargaan dari Menteri Luar Negeri Jepang ini, karena sebenarnya saya menyuarakan kepentingan Indonesia, yaitu Indo-Pasifik harus dijaga terkait dengan pelayaran internasional. Saya berharap, kita di Indo-Pasifik menjadi lebih aman," ujar Hikmahanto yang juga alumnus Keio University, Jepang.

Saat ini, Hikmahanto menjabat sebagai Rektor Universitas Jenderal Ahmad Yani, Cimahi, Jawa Barat.



Simak Video "Momen Luhut Hampiri Mahasiswa UI, Debat soal Big Data"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia