Top! Siswa RI Sabet 4 Medali di Olimpiade Biologi Internasional 2022

Anisa Rizki Febriani - detikEdu
Selasa, 19 Jul 2022 12:00 WIB
Siswa Indonesia yang menyabet 4 medali dalam Olimpiade Biologi Internasional 2022 yang diselenggarakan di Armenia.
Siswa RI yang menyabet 4 medali dalam Olimpiade Biologi Internasional 2022 di Armenia. Foto: Dok Kemendikbudristek
Jakarta -

Lagi-lagi anak bangsa kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Sebanyak empat siswa Indonesia menyabet dua medali emas dan dua medali perunggu pada ajang Olimpiade Biologi Internasional (IBO) 2022.

Hasil kejuaraan IBO 2022 ini diumumkan di Gedung Opera Teater, Yerevan, Armenia, Minggu (17/7/2022) malam waktu setempat. IBO kali ini adalah yang ke-33 kalinya digelar.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima detikEdu, Selasa (19/7/2022), berikut daftar nama siswa yang berhasil memenangkan medali emas dan perunggu di ajang IBO 2022.

  • Gregorius Tendi, siswa kelas XII SMA Santo Yakobus DKI Jakarta yang berhasil meraih medali emas
  • Michael Purnama, siswa kelas XI SMAK St. Louis 1 Surabaya yang berhasil meraih medali emas
  • Sherly Anastasia, siswi kelas XI SMAK Petra 1 Surabaya yang berhasil meraih medali perunggu
  • Jefferson Filbert Tjoenardi, siswa kelas XII SMAK Petra 2 Surabaya yang berhasil meraih medali perunggu

Pelaksana tugas Kepala Pusat Prestasi Nasional (Plt. Kepala Puspresnas) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Asep Sukmayadi, mengatakan, IBO tahun ini menjadi yang pertama digelar secara tatap muka setelah sebelumnya dilakukan secara daring.

"IBO tahun ini juga merupakan pertama kali diselenggarakan secara tatap muka, setelah dua tahun berturut-turut dilaksanakan secara daring akibat pandemi COVID-19. Kami memberi penghargaan setinggi-tingginya kepada para peraih medali. Semoga capaian ini menambah semangat kalian untuk terus menorehkan prestasi," ujar Asep.

IBO ke-33 Tahun 2022 Diikuti 62 Negara

Tahun ini, IBO ke-33 diselenggarakan di Kota Yerevan, Armenia pada 8-18 Juli lalu dan diikuti oleh 62 negara peserta. Setiap negara mengirimkan maksimal empat perwakilan siswa dari tiap negara. Total peserta mencapai 240 siswa dari seluruh dunia.

Pelaksanaan tes IBO 2022 dibagi menjadi dua bagian yakni tes praktikum dan tes teori dengan komposisi penilaian 50:50. Tes praktikum terdiri dari empat topik yang mencakup Biokimia (uji aktivitas enzim), Anatomi dan Fisiologi Tumbuhan (reaksi fotosintesis dan proses adaptasi tumbuhan), Zoologi dan Sistematika (identifikasi jenis ikan khas Armenia), serta Bioinformatika (jalur pensinyalan pada sel). Masing-masing berlangsung selama 90 menit.

Tes praktikum dilaksanakan pada 13 Juli 2022 atau mundur sehari dari jadwal yang ditentukan. Sementara itu, tes teori dilaksanakan keesokan harinya pada 14 Juli 2022 dengan dua set tes yang membutuhkan waktu pengerjaan masing-masing selama 3 jam.

Tes teori dan tes praktikum IBO 2022 disiapkan oleh tim tuan rumah yang merupakan staf pengajar dari Yerevan State University serta alumni IBO Armenia yang saat ini menempuh pendidikan tinggi di berbagai universitas ternama di dunia.

"Selain melalui serangkaian tes, siswa juga memiliki kesempatan untuk menjalin jejaring persahabatan dengan siswa peserta dari seluruh dunia, serta memanfaatkan waktu untuk mengunjungi beberapa lokasi bersejarah di Yerevan," jelas Asep ketika menyebutkan pengalaman yang bisa diambil siswa dari keikutsertaan peserta dalam olimpiade.

IBO 2022 Dilaksanakan 3 Hari Penuh, Terpanjang dalam Sejarah

Pelaksanaan IBO 2022 merupakan salah satu yang terberat dalam sejarah karena menghabiskan waktu tiga hari penuh untuk proses moderasi yang meliputi sesi diskusi hasil tes maupun koreksi atas hasil tes siswa.

Beberapa agenda kegiatan panitia juga terpaksa dibatalkan karena juri-juri tiap negara memerlukan waktu yang lama dalam proses moderasi dan memutuskan nilai akhir untuk tiap siswa. Padahal biasanya proses moderasi sendiri hanya memakan waktu 1,5-2 hari.

Siswa Peserta IBO Asal Indonesia Didampingi 5 Orang

Peserta IBO asal Indonesia didampingi oleh lima pendamping yang berperan sebagai juri internasional. Mereka ialah Ahmad Faizal, Agus Dana Permana, Husna Nugrahapraja, dan Fenryco Pratama.

Keempatnya merupakan Staf Pengajar Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati, Institut Teknologi Bandung (ITB). Selain itu, salah satu peraih medali emas IBO 2019, Aditya David Wirawan dari Harvard University juga turut hadir.

Selain menerjemahkan soal, juri internasional yang bertugas sejak tanggal 8-17 Juli 2021 ini memiliki tugas menelaah soal-soal tes baik praktikum maupun teori. Harapannya, kualitas soal dapat meningkat sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang biologi modern.

"Tim Olimpiade Biologi Indonesia mengucapkan terima kasih kepada Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sebagai penanggung jawab program kompetisi dan seleksi mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga tingkat nasional pada tahun 2021," papar Ahmad Faizal.

"Kami juga berterima kasih atas dukungan sekolah, orang tua, para guru, tim pengajar dan asisten TOBI, serta semua pihak yang telah mendukung tim Indonesia di IBO 2022," tutur Aditya David menambahkan.

Salut dengan perjuangan Tim Biologi Indonesia, Kapuspresnas menaruh harapan agar tahun depan dapat mencetak prestasi yang lebih gemilang. "Semoga Tim Olimpiade Biologi Indonesia dapat kembali menorehkan prestasi terbaik di IBO 2023 di Uni Arab Emirat, maupun berkontribusi secara langsung untuk kemajuan ilmu Biologi di masa yang akan datang," harapnya.

Semoga kemenangan para siswa Indonesia ini dapat menginspirasi kamu ya, detikers!



Simak Video "Tiga Ruang Kelas SD di Grobogan Rusak Parah, Siswa Ujian di Teras"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/kri)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia