Dokter RSND Undip Beri Tips Jaga Kesehatan Mata, Siswa Simak Ya!

Fahri Zulfikar - detikEdu
Senin, 20 Des 2021 15:00 WIB
Tired school girl rubbing her eyes, holding eyeglasses, exhausted from studying at home and doing homework, sitting in front of laptop with notebook. Homeschooling, distance education due to covid-19
Foto: Getty Images/iStockphoto/Arsenii Palivoda/Ilustrasi Kesehatan Mata
Jakarta -

Pernahkah kalian mengeluhkan kondisi mata setelah lama belajar membaca buku atau belajar di depan gadget? Sebaiknya setiap orang tahu cara mengatasi dan mengantisipasinya agar kesehatan mata tetap terjaga.

Seperti yang diketahui, mata adalah salah satu indera yang penting bagi manusia. Melalui mata manusia mampu menyerap informasi visual yang digunakan untuk melaksanakan berbagai kegiatan.

Namun seringkali gangguan terhadap penglihatan banyak terjadi, mulai dari gangguan ringan hingga gangguan yang berat.

Dokter Spesialis Mata Rumah Sakit Nasional Diponegoro Universitas Diponegoro (Undip), dr. Andhika Guna Dharma, Sp.M(K), FICS, mengatakan upaya mencegah dan menanggulangi gangguan penglihatan perlu diperhatikan sejak dini.

"Kita mesti mencintai mata, karena merupakan indera yang paling utama, sehingga harus menjaga mata kita agar tetap sehat," ungkapnya dikutip dari laman Undip, Senin (20/12/2021).

Menurut dr. Andhika, yang paling sering dikeluhkan masyarakat adalah penglihatan buram atau kabur. Hal tersebut bisa terjadi karena kelainan refraksi mata, kelainan media yang dapat terjadi karena infeksi atau kekeruhan di lensa yang disebut dengan katarak, dan kelainan saraf atau retina.

Pemeriksaan Rutin

Ada dan tidak ada keluhan, menurut dr Andhika sebaiknya perlu melakukan pemeriksaan mata yang dilakukan secara rutin, minimal 6 bulan sekali.

Terutama kelompok usia yang lebih lanjut (40-50 tahun ke atas), dan pada usia 50-60 tahun yang biasanya mulai timbul katarak.

Selain itu jika ada penyakit-penyakit penyerta lainnya, seperti darah tinggi, kenaikan kadar gula darah atau hiperkolesterol itu dapat menimbulkan dampak di mata, maka idealnya melakukan pemeriksaan.

Lakukan 5 Antisipasi Penting

Adapun antisipasi yang bisa dilakukan untuk kesehatan mata, dijelaskan dr. Andhika di antaranya adalah:

- memperhatikan kondisi ruangan

- mengatur penerangan

- mengatur posisi kita atau jarak baca dari objek

- jangan membaca sambil tiduran atau berbaring

- mengonsumsi sayur-sayuran serta buah-buahan karena baik untuk kesehatan saraf mata

"Semua sayur-sayuran yang berwarna baik bagi anak-anak pada masa pertumbuhan sampai usia 18 tahun dan usia lanjut sebagai antioksidan," tuturnya.

Ia mengatakan kotoran mata yang keluar di pagi hari itu normal terjadi, tetapi jika kotoran mata keluarnya cukup banyak, hal tersebut kemungkinan karena mata kering atau dry eye.

Mata kering dapat terjadi pada usia muda maupun usia lanjut, misalnya masyarakat yang bekerja di ruangan ber AC akan merasakan mata kering atau masyarakat yang bekerja di luar ruangan, mata pun akan terkena angin atau debu.

Sedangkan usia lanjut, fungsi mata menurun termasuk lubrikan di permukaan bola matanya juga berkurang. Jika keringnya biasa, bisa diberikan air mata buatan.

Jangan Gunakan Obat Tetes Mata Sembarangan

Hal penting lain yang perlu diketahui adalah jangan menggunakan obat tetes mata secara sembarangan. Karena setiap obat tetes mata memiliki perbedaan komposisi.

"Misalnya mata kita merah kemudian diberi obat tetes mata yang ada di pasaran, hindari seperti itu sebab jika digunakan dalam jangka waktu panjang akan berdampak. Artinya kita harus melihat dulu kondisi matanya, apakah mata merah karena infeksi, mata kering atau karena iritasi ringan. Penanganan gangguan mata berbeda-beda sehingga kita harus hati-hati dalam penggunaan obat tetes mata," terang dr. Andhika.

Terakhir, dalam rangka Hari Penglihatan Sedunia tahun 2021, dr. Andika mengajak semua orang untuk bersama-sama menjaga mata agar tetap sehat. Jika mata sehat tentu akan bisa menangkap berbagai informasi dari indera mata.

"Memperbanyak konsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan untuk menjaga kesehatan saraf mata, memperhatikan jangka waktu berapa lama saat melihat objek dan menjaga postur tubuh kita pada saat melakukan aktivitas. Ada atau tidak ada keluhan mata kita perlu cek rutin apakah kondisi mata baik," pesan dokter RSND Undip tersebut.



Simak Video "Fakta Soal Mata Bengkak Gara-gara Sering Main Handphone"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia