Kunjungi UI, Menlu AS Sebut Akan Tingkatkan Keamanan Indo-Pasifik

Tim detikcom - detikEdu
Selasa, 14 Des 2021 19:34 WIB
Menlu AS Antony Blinken saat menyampaikan pidato di Universitas Indonesia, Selasa (14/12/2021)
Menlu AS Antony Blinken saat menyampaikan pidato di Universitas Indonesia (Foto: Dok. Humas UI)
Jakarta -

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony J. Blinken menyampaikan pentingnya kawasan Indo-Pasifik dan kemitraan Strategis antara AS dan Indonesia saat berpidato di Universitas Indonesia, Selasa (14/12/2021). Salah satu hal yang diungkapkan Blinken yakni komitmen AS meningkatkan keamanan Indo-Pasifik.

"It's wonderful being back in Jakarta, and in Southeast Asia's largest democracy," ujar Blinken mengawali pidatonya seperti dikutip dari keterangan tertulis UI, (14/12/2021).

Menurut Blinken, kedatangannya ke wilayah ini karena apa yang terjadi di Indo-Pasifik, membentuk trajektori dunia di abad 21. Indo-Pasifik merupakan wilayah dengan pertumbuhan tercepat dengan menyumbang 60 persen dari ekonomi dunia serta dan dua pertiga dari seluruh pertumbuhan ekonomi selama lima tahun terakhir.

Blinken mengungkapkan lima elemen inti sebagai visi bersama dan bagaimana bersama-sama mewujudkannya. Pertama, akan memajukan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

"Kebebasan tersebut adalah tentang kemampuan untuk menulis masa depan Anda dan dapat menyampaikan pendapat di komunitas dan negara Anda. Keterbukaan secara alami akan mengalir dari tempat-tempat bebas terbuka untuk informasi dan sudut pandang baru," ujarnya.

Blinken juga mengatakan AS akan menjalin hubungan yang lebih kuat di dalam dan di luar kawasan. "Kami akan memperkuat kemitraan kami dengan ASEAN yang kuat dan mandiri," katanya.

Kemudian, ia menuturkan AS akan mempromosikan kemakmuran berbasis luas. Blinken menjanjikan akan membantu menutup kesenjangan infrastruktur di kawasan ini di antaranya pelabuhan, jalan raya, jaringan listrik, broadband.

"Semuanya adalah blok bangunan untuk perdagangan global, commerce, konektivitas, peluang, dan kemakmuran dan semuanya penting untuk pertumbuhan inklusif Indo-Pasifik," ujarnya.

Keempat, AS akan membantu membangun Indo-Pasifik yang lebih tangguh terutama dalam masa pandemi Covid-19. Menurut Blinken AS telah mengirimkan lebih dari seratus juta dosis vaksin efektif yang aman ke Indo-Pasifik dan lebih dari 25 juta di antaranya telah datang ke Indonesia.

"Pada akhir tahun depan, kami akan menyumbangkan lebih dari 1,2 miliar dosis ke dunia," kata Blinken.

Terakhir, Blinken menyebut akan meningkatkan keamanan Indo-Pasifik. Dengan semakin berkembangnya ancaman, maka menurut Blinken pendekatan keamanan AS harus juga berkembang bersamanya.

"Untuk melakukan itu, kami akan bersandar pada kekuatan terbesar kami yaitu, aliansi dan kemitraan kami," ujarnya.

Dalam kunjungan sekaligus pidatonya di kampus Universitas Indonesia (UI) Depok , Blinken disambut oleh Rektor UI Prof. Ari Kuncoro beserta jajaran di antaranya Sekretaris Universitas, para Wakil Rektor, Ketua Majelis Wali Amanat Saleh Husin, M.Si., Ketua Dewan Guru Besar Prof. Harkristuti Harkrisnowo.

Seperti diketahui, Blinken tiba di Indonesia pada Senin (13/12) untuk bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo. Sejumlah misi diemban, di antaranya memperkuat kemitraan dan komitmen di kawasan Indo-Pasifik.

Dalam pertemuan itu, Blinken membahas bagaimana Indonesia dan AS bisa bekerja sama untuk menjaga keamanan dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik. Indonesia menjadi negara pertama yang dikunjungi Blinken dalam turnya di Asia Tenggara.

Kunjungan Blinken ini adalah kunjungan pertamanya ke Asia Tenggara sejak Presiden AS Joe Biden dilantik pada Januari lalu.



Simak Video "Pejabat Tinggi AS Temui Zelenskiy di Kiev, Siap Berikan Tambahan Bantuan"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia