Mahasiswa Diminta Aktif Tangkal Sebaran Hoaks di Medsos

Yudistira Perdana Imandiar - detikEdu
Rabu, 08 Des 2021 23:37 WIB
Kepala Biro Humas dan Sistem Informasi Setjen MPR Siti Fauziah
Foto: MPR
Jakarta - Kepala Biro Humas dan Sistem Informasi Sekretariat Jenderal MPR RI, Siti Fauziah mengatakan para mahasiswa yang lahir di era keterbukaan informasi dan digitalisasi mempunyai peran besar dalam menangkal berita bohong atau hoaks. Hal itu disampaikannya dalam Sarasehan Kehumasan, MPR RI Menyapa Sahabat Kebangsaan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

"Dengan menerapkan nilai-nilai dasar yang luhur dalam kehidupan berbangsa dan bernegara membuat kita menjadi lebih bijak sebagai generasi penerus bangsa yang unggul khususnya dalam bersosial media," kata Siti dalam keterangannya, Selasa (7/12).

Siti mengatakan dalam era keterbukaan informasi dan digitalisasi ini, smartphone sudah menjadi satu kebutuhan pokok. Melalui smartphone di genggaman, seseorang dengan mudah mendapatkan segala macam informasi dan berita.

"Tapi ingat bahwa tidak semua informasi dan berita itu adalah informasi yang benar. Karena itu kita perlu menyaring segala informasi dan berita," pesannya.

Ia mengingatkan agar mahasiswa berpegang teguh pada nilai-nilai dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang menjadi pedoman dalam bersosialiasi, baik secara langsung maupun dalam bermedia sosial.

"Sebagai generasi penerus bangsa dan negara kita harus memahami, menghayati dan sama-sama menjaga Empat Pilar MPR RI," cetusnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga memperkenalkan platform aplikasi Buku Digital MPR RI yang bisa diunduh di Play Store. Platform Buku Digital MPR RI yang dilaunching pada 10 November 2021 ini berisi majalah MPR, jurnal MPR, prosiding dan berbagai produk MPR.

"Silakan diunduh. Ada juga Website mpr.go.id atau kalau ke MPR di Jakarta, bisa berkunjung ke Perpustakaan MPR. Di Perpustakaan MPR banyak buku produk MPR yang tidak diperjualbelikan di toko buku. Buku produk MPR ini hanya bisa dibaca di Perpustakaan MPR," cetusnya.

Selain Buku Digital MPR RI, ia mengatakan pihaknya juga mengeluarkan novel berjudul 'Meraih Mimpi' dan komik 4 MPR RI.

"MPR RI mencoba memperkenalkan lembaga MPR, tugas dan kewenangan MPR, melalui berbagai media. Tidak hanya buku serius, tetapi juga novel dan komik. Pembaca novel masih banyak, sedangkan komik Empat Pilar MPR untuk menumbuhkan minat," urai dia.

Simak Video "Zulhas Nilai Nataru Cukup PPKM Level 2"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia