Jessica Watkins, Lulusan Stanford yang Jadi Astronaut Wanita Kulit Hitam Pertama

Kristina - detikEdu
Rabu, 24 Nov 2021 14:45 WIB
JESSICA WATKINS, Astronaut wanita kulit hitam yang akan berangkat ke stasiun luar angkasa.
Foto: Bill Stafford - NASA - JSC
Jakarta - Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menugaskan astronaut Jessica Watkins sebagai spesialis pada misi SpaceX Crew-4 ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) 2022 mendatang. Ini akan menjadi penerbangan pertama bagi wanita kulit hitam yang juga lulusan Stanford University tersebut.

Seperti diberitakan NASA, (17/11/2021), Watkins akan bergabung dengan astronaut NASA Kjell Lindgren dan Robert Hines, serta astronaut ESA (Badan Antariksa Eropa) Samantha Cristoforetti, sebagai anggota misi Crew-4.

Crew-4 dijadwalkan diluncurkan pada April 2022 dengan roket SpaceX Falcon 9 dari Launch Complex 39A di Kennedy Space Center NASA di Florida. Kru ini akan menjalankan misi sains selama enam bulan di atas laboratorium mikrogravitasi.

Seorang Ahli Geologi Lulusan Stanford University

Watkins merupakan seorang ahli geologi yang dibesarkan di Lafayette, Colorado. Ia lahir dari pasangan Michael dan Carolyn Watkins di Gaithersburg, Maryland.

Ia menempuh pendidikan di Fairview High School di Boulder, Colorado. Wanita yang hobi main basket hingga menulis ini memperoleh gelar Bachelor of Science in Geological and Environmental Sciences dari Stanford University di Stanford, California. Ia meraih gelar Doktor di bidang Geologi dari University of California, Los Angeles (UCLA).

Jadi Asisten Pengajar di UCLA dan Pelajari Permukaan Mars

Selama di UCLA, Watkins juga menjadi asisten pengajar untuk berbagai mata kuliah ilmu bumi dan planet. Pada saat pemilihan kandidat astronaut pada bulan Juni 2017, Watkins adalah rekan postdoctoral di Divisi Ilmu Geologi dan Planet di Institut Teknologi California, dia bergabung sebagai anggota Tim Sains untuk penjelajah Laboratorium Sains Mars, Curiosity.

Ia turut berpartisipasi dalam perencanaan harian kegiatan rover, pengujian sifat fisik batuan Mars menggunakan parameter bor rover, dan penyelidikan multi-skala dari sejarah geologi kawah Gale, Mars. Selama di Caltech, Watkins juga menjabat sebagai asisten pelatih sukarelawan untuk tim Bola Basket Wanita Caltech.

Astronaut Wanita Kulit Hitam NASA

Watkins bergabung dengan NASA untuk mengikuti Kelas Kandidat Astronaut empat tahun lalu. Dia ditugaskan pada bulan Agustus 2017. Setelah menyelesaikan pelatihan calon astronaut awal, Watkins dipandang memenuhi syarat untuk melakukan misi ke luar angkasa.

Dalam sebuah wawancara, Watkins mengatakan dia berharap pergi ke stasiun luar angkasa dapat menjadi contoh bagi anak-anak kulit berwarna (hitam), "Khususnya gadis-gadis muda kulit berwarna, untuk dapat melihat contoh cara mereka dapat berpartisipasi dan berhasil," kata Watkins, dilansir New York Times, Rabu (24/22/2021).

Dia menambahkan, "Bagi saya, itu sangat penting, jadi jika saya dapat berkontribusi untuk itu dalam beberapa cara, itu pasti sepadan."

Sejak pendirian stasiun luar angkasa 21 tahun lalu, dari 249 orang yang berangkat ke ISS hanya ada tujuh orang yang berkulit hitam. Victor Glover, seorang komandan Angkatan Laut dan pilot uji yang bergabung dengan korps astronaut NASA pada tahun 2013, menjadi anggota kru kulit hitam pertama dalam misi jangka panjang reguler di stasiun tersebut.

Simak Video "Detik-detik 3 Astronaut China Mendarat dari Misi Luar Angkasa"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/pay)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia