Kisah Mahasiswa NTT Korban Badai Seroja, Dapat Beasiswa Universitas Pertamina

Novia Aisyah - detikEdu
Selasa, 16 Nov 2021 11:30 WIB
mahasiswa ntt mendapat beasiswa universitas pertamina
Foto: Screenshot Universitas Pertamina/Kisah Mahasiswa NTT Korban Badai Seroja, Dapat Beasiswa Universitas Pertamina.
Jakarta - Sosok Angel Naomi, mahasiswa asal Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT) ungkap situasi penyelenggaraan pendidikan di kampung halamannya. Dia dan sebagian besar teman-temannya menyebut, melanjutkan pendidikan tinggi bagaikan fatamorgana.

"Fasilitas pembelajaran di daerah kami seperti akses listrik dan jaringan internet masih sangat terbatas. Ditambah, kehadiran badai Seroja tahun ini merusak ribuan gedung sekolah serta infrastruktur pendidikan lainnya," kata Angel seperti dikutip dari Universitas Pertamina pada Selasa (16/11/2021).

Badan Pusat Statistik mencatat, di tahun 2020 angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di NTT hanya sebesar 65,19. Angka tersebut berada jauh di bawah angka nasional Indonesia yang sebesar 71,94. Jadi, untuk meningkatkan angka IPM tersebut, diperlukan juga peningkatan Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS).

Disebabkan kondisi di kampung halamannya tersebut, Angel mengungkapkan rasa syukurnya ketika akhirnya bisa menjadi menjadi mahasiswa di program studi Teknik Elektro Universitas Pertamina. Dia mendapatkan program beasiswa Ujung Negeri.

"Di tengah berbagai keterbatasan yang saya miliki, saya selalu berusaha untuk mendapatkan pendidikan berkualitas agar dapat kembali dan meningkatkan taraf hidup masyarakat di daerah asal saya. Semangat ini juga saya sebarkan kepada teman-teman seusia saya yang belum menyadari pentingnya pendidikan tinggi," kata Angel.

Sebagai informasi, beasiswa Ujung Negeri sendiri diberikan oleh Universitas Pertamina untuk siswa-siswi daerah 3T (terdepan, terpencil, dan tertinggal). Menurut Rektor Universitas Pertamina Prof Ir I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja, beasiswa tersebut adalah upaya mendukung inklusi dan diversity akses pendidikan.

"Sebagai kampus energi, kami menyadari pentingnya membangun kemandirian energi bangsa hingga ke pelosok. Untuk itu, diperlukan sumber daya manusia berkualitas, terutama putra putri daerah yang akan membangun tanah kelahirannya," kata Prof Nyoman.

Menurut Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), pada 2015 ada 122 daerah tertinggal. Berdasarkan indeks ketertinggalan, diproyeksikan akan ada 32 daerah tertinggal yang dapat dientaskan pada 2024.

Kembali pada Angel, mahasiswa tersebut menyatakan semakin bersemangat saat mengikuti Pekan Orientasi dan Pengenalan Mahasiswa Baru Universitas Pertamina (POP-UP). Tahun ini, kegiatan tersebut mengambil tema Keep Growing Even in Turbulence.

Simak Video "Mau Kuliah S1 di Korea Selatan Beasiswa Penuh?"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia