Dokter Lulusan UI Ini Pernah Jadi Manusia Tercepat di Asia

Anatasia Anjani - detikEdu
Jumat, 29 Okt 2021 20:30 WIB
Mohammad Sarengat
Tim Infografis
Jakarta - Detikers tahukah kalian jika ada dokter lulusan Universitas Indonesia (UI) yang pernah menjadi manusia tercepat di Asia? Ia adalah Mohammad Sarengat. Sarengat adalah seorang pelari jarak pendek atau sprinter legendaris yang berkiprah di tahun 1960-an.

Sarengat lahir pada 28 Oktober 1940 dari keluarga olahragawan di Banyumas, Jawa Tengah. Ia menyelesaikan pendidikan SD hingga SMP di Pekalongan, Jateng. Kemudian ketika masuk SMA, ia pindah ke Jakarta untuk bersekolah di SMAN 1.

Dikutip dari Ensiklopedia Jakarta, sebelum terjun ke dunia atletik, Sarengat merupakan seorang penjaga gawang di sekolahnya sejak SD-SMA. Bahkan pernah masuk klub Indonesia Muda (IM) Surabaya. Namun ia memutuskan keluar karena hanya "memanaskan" bangku pemain cadangan.

Merasa mentok di sepak bola, Sarengat pindah ke atletik saat menyadari kemampuannya dalam berlari. Ia pun berlatih keras sampai dirinya gagal pada ujian SMA tahun 1959. Di tahun berikutnya Sarengat mengikuti pelatnas, ia ingin masuk tim untuk Olimpiade 1960.

Kerja kerasnya di lintasan lari membuat sekolahnya sempat terbengkalai. Baru pada tahun 1961, ijazah SMA berhasil didapatkan. Saat lulus SMA Sarengat bimbang karena tak punya biaya untuk lanjut kuliah. Atas saran mantan Kepala Staf AD, Letjen GPH Djatikoesoemo yang saat itu menjabat Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Sarengat masuk dinas Angkatan Darat.

Dari dinas tersebut, ia mendapatkan beasiswa dan diterima di Fakultas Kedokteran UI. Perkuliahannya di UI tidak berjalan dengan mulus. Di tahun pertama ia tidak naik tingkat karena sibuk berpartisipasi dalam Asian Games IV yang digelar di Jakarta pada 1962.

Kerja kerasnya terbayar dalam ajang multievent tingkat Asia itu. Sarengat yang masih menyandang status mahasiswa kedokteran UI berhasil menyumbangkan dua medali emas dalam cabang lari 100 meter, lari gawang 110 meter serta perunggu di nomor 200 meter.

Ia berhasil memecahkan rekor Asia untuk lari gawang 110 meter dengan waktu 14,4 detik dan lari 100 meter dengan 10,5 detik. Waktu yang dicapai itu mematahkan rekor sebelumnya atas nama Abdul Khalik dari Pakistan. Dengan catatan rekor tersebut, Sarengat pun dinobatkan jadi "Manusia Tercepat di Asia".

Setahun kemudian, Sarengat memutuskan mundur dari dunia atletik. Ia kembali ke kampus dan berhasil menyelesaikan kuliahnya pada 1971. Setelah menyandang gelar dokter, Sarengat menjadi dokter tentara.

Ia tercatat pernah menjadi dokter pribadi Wakil Presiden Hamengkubuwono IX pada 1973-1978. Kemudian dokter pribadi Wakil Presiden Adam Malik pada 1978-1983. Dokter lulusan UI ini meninggal dunia pada 13 Oktober 2014

Simak Video "Mahasiswa-Dosen UI Unjuk Rasa di Kampus, Tuntut Statuta Dibatalkan!"
[Gambas:Video 20detik]
(atj/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia