12 Cara Orang Sukses Menghadapi Teman Toksik, Simak Tipsnya!

Novia Aisyah - detikEdu
Senin, 18 Okt 2021 13:30 WIB
Shot of a young woman looking stressed while using a laptop to work from home
Foto: Dok. Istock.
Jakarta -

Travis Bradberry membagikan yang orang sukses lakukan untuk menghadapi teman-teman toksik mereka. Bradberry adalah pengarang bestseller dan figur berpengaruh LinkedIn dengan jutaan pengikut.

Teman toksik adalah teman yang tidak mendukung dan berkontribusi positif dalam hidupmu. Hal ini akan membuat kalian salah satunya stres.

Penelitian menunjukkan, stres berimplikasi jangka panjang pada otak kita. Saat mengalami stres selama beberapa hari, tak peduli sesedikit apapun, hal itu tetap akan membahayakan efektivitas neuron di hipokampus.

Area itu menjalankan fungsi penalaran dan memori. Hal ini juga akan lebih parah jika stres yang kamu alami berlangsung beberapa minggu.

Stres yang dialami dalam rentang waktu ini, dapat menyebabkan kerusakan koneksi neuron yang tak dapat diperbaiki. Begitu dikutip dari Entrepreneur Asia Pacific, Senin (18/10/2021).

Efek yang sama juga akan terjadi jika stres yang dialami dalam jangka waktu berbulan-bulan. Penelitian Whitehall II menjelaskan bagaimana hubungan toksik bisa berakibat hingga penyakit jantung. Studi ini melibatkan 10 ribu responden selama 12 tahun.

Agar bisa menghadapi orang-orang toksik dengan efektif, kita harus menerapkan pendekatan pada apa yang bisa dikontrol dan tidak. Simak sejumlah tips yang dilakukan orang-orang sukses dalam menghadapi rekan toksik mereka.

12 Cara Orang Sukses Menghadapi Teman Toksik

1. Membatasi Waktu Berinteraksi dengan Para Tukang Komplain

Orang yang gemar komplain dan cenderung negatif, suka melibatkan kita pada masalah mereka dan tidak fokus pada solusi. Mereka suka jika orang lain bergabung dengan kesedihannya, sehingga mereka merasa lebih baik.

Maka, sebaiknya jaga jarak dengan orang-orang seperti ini. Salah satu cara membangun batas yang sehat adalah bertanya dengan mereka tentang solusi apa yang bisa mereka pikirkan. Selain itu, coba untuk mengalihkan percakapan ke arah yang lebih produktif.

2. Mengetahui Kapan Harus Menghadapi Orang-orang Toksik

Orang yang sukses, sangat paham betapa pentingnya hari esok. Orang-orang ini tahu kapan harus menghadapi orang-orang yang toksik dan bersedia keluar dari interaksi atau bahkan tidak terlibat saat diperlukan.

3. Tidak Terperangkap pada Perilaku Tidak Masuk Akal Kawan Toksik Mereka

Sebaiknya, urungkan niat untuk melawan orang-orang toksik. Terapkan jarak emosional dan coba pasang pola pikir bahwa interaksi bersama mereka adalah sebuah proyek sains. Kamu tidak perlu merespons kekacauan emosional mereka.

4. Orang Sukses Tidak Membiarkan Teman Toksik Memanipulasi Mereka

Menetapkan jarak emosional akan membuat kamu lebih sadar atas situasi saat ini. Akan ada kondisi di mana kamu perlu menghindar atau memilih cara terbaik untuk melanjutkan interaksi.

Tidak apa-apa, tak perlu takut untuk memberi waktu pada diri sendiri. Namun, jika kamu ingin mengoreksi mereka, tetapkan dulu strategi yang pas.

5. Para Orang Sukses Memberi Batasan

Meski jika kamu harus bekerja secara intens dengan seseorang, bukan berarti kamu juga harus berinteraksi dengan mereka seperti pada yang lainnya juga.

Tetapkan batasan secara sadar dan proaktif. Rancang strategi kapan dan di mana harus berkomunikasi dengan orang-orang sulit ini, agar situasi terkendali.

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia