Nadiem Surati 'Bapak Kosnya' di Lombok, Isinya Bikin Haru

Kristina - detikEdu
Jumat, 08 Okt 2021 14:01 WIB
Sukardi, Guru Honorer yang dikirim surat terbuka oleh Mendikbudristek Nadiem
Foto: Instagram/Nadiem Makarim
Jakarta - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim, mengirimkan surat terbuka untuk Sukardi, guru honorer yang rumahnya dijadikan tempat menginap saat kunjungan ke Lombok. Momen haru pun tersurat dalam tulisannya.

Nadiem yang menyebut Sukardi sebagai "Bapak Kos saya" menyampaikan ucapan terima kasih serta kesan yang didapatkannya selama menginap. Ia membagikan surat tersebut dalam postingan Instagramnya @nadiemmakarim, Jumat (8/10/2021). "Surat terbuka untuk Pak Sukardi, Guru Honorer di Lombok Tengah yang menjadi Bapak Kos saya," tulis Nadiem.

Sukardi merupakan guru honorer yang sudah mengabdikan diri selama 25 tahun di Lombok. Selama masa pengabdiannya, Sukardi disebut telah berhasil mendidik para siswanya hingga sukses. Dalam cerita yang disampaikan Nadiem, beberapa siswa Sukardi ada yang menjadi kepala sekolah hingga polisi.

"Pak Sukardi, terima kasih sudah memperbolehkan saya menginap di rumah Bapak. Saya tersentuh dengan hidup Bapak, perjuangan 25 tahun mengabdi sebagai Guru Honorer," ucap Nadiem mengawali suratnya.

Nadiem memuji perjuangan Sukardi dalam mendidik para putra-putri bangsa. "Bapak pernah mendapatkan pekerjaan di perkebunan dengan gaji 8 juta per bulan, tapi Bapak berhenti setelah beberapa minggu dan kembali mengajar di sekolah karena merasa tidak ada kepuasan di luar mengajar. Pengorbanan yang Bapak lakukan sungguh luar biasa," lanjut Nadiem.

Berbagai momen haru yang dirasakan Sukardi turut disampaikan ke Nadiem saat menginap di rumahnya. Seperti saat Sukardi diberhentikan oleh polisi karena helm yang ia kenakan rusak. Tapi, bukannya ditilang justru polisi tersebut memberikan uang untuk membeli helm baru. Ternyata, polisi tersebut dulunya adalah murid Sukardi.

"Bapak pernah diberhentikan polisi karena helm Bapak rusak, dan ternyata polisinya murid Bapak. Bukannya ditilang, polisi tersebut malah memberikan Pak Sukardi uang untuk membeli helm baru. Itulah rasa hormat dan apresiasi yang Bapak ciptakan dalam murid Bapak," tutur Nadiem.

Pada hari ini, Sukardi bersama 173.329 guru honorer lainnya memetik buah dari perjuangannya selama ini. Mereka berhasil lolos dalam seleksi ASN PPPK Guru 2021.

"Saya tidak akan pernah melupakan malam saya menginap di rumah Bapak. Terima kasih sudah menjadi inspirasi saya. Salam buat keluarga Pak. Titip salam juga untuk Ibu yang sudah menyuguhi saya ubi yang nikmat," tutup Nadiem.

Isi Lengkap Surat Terbuka Nadiem

Berikut isi surat terbuka secara lengkap yang ditulis Nadiem:

Surat terbuka untuk Pak Sukardi, Guru Honorer di Lombok Tengah yang menjadi Bapak Kos saya:

Pak Sukardi, terima kasih sudah memperbolehkan saya menginap di rumah Bapak. Saya tersentuh dengan hidup Bapak, perjuangan 25 tahun mengabdi sebagai Guru Honorer. Bapak pernah mendapatkan pekerjaan di perkebunan dengan gaji 8 juta per bulan, tapi Bapak berhenti setelah beberapa minggu dan kembali mengajar di sekolah karena merasa tidak ada kepuasan di luar mengajar. Pengorbanan yang Bapak lakukan sungguh luar biasa.

Bapak pernah diberhentikan polisi karena helm Bapak rusak, dan ternyata polisinya murid Bapak. Bukannya ditilang, polisi tersebut malah memberikan Pak Sukardi uang untuk membeli helm baru. Itulah rasa hormat dan apresiasi yang Bapak ciptakan dalam murid Bapak.

Cerita Bapak yang paling mengharukan, adalah saat Bapak bertemu dengan murid Bapak yang sudah menjadi Kepala Sekolah. Bapak cerita pada saya saat bertemu murid tersebut Bapak merasa bangga sekaligus malu. Bangga karena murid Bapak sukses, tapi malu karena Bapak masih berstatus guru honorer dengan gaji jauh di bawah UMR.

Setelah 25 tahun berjuang, Bapak beserta 173.329 guru honorer lainnya hari ini berhasil lolos seleksi menjadi ASN P3K. Bapak akhirnya akan mendapatkan nafkah yang layak. Hari ini murid murid Pak Sukardi pasti akan bangga. Saya tidak akan pernah melupakan malam saya menginap di rumah Bapak. Terima kasih sudah menjadi inspirasi saya. Salam buat keluarga Pak. Titip salam juga untuk Ibu yang sudah menyuguhi saya ubi yang nikmat.

Simak Video "Guru Honorer yang Tak Lolos PPPK Bisa Ikut Lagi Tahun Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia