PNS Tertarik Ikut Beasiswa Split-Site Master's Program? Begini Cara Daftarnya

Anatasia Anjani - detikEdu
Rabu, 29 Sep 2021 19:30 WIB
Kado buat PNS
Foto: Kado buat PNS (Tim Infografis Fuad Hasim)
Jakarta - Ada kabar baik bagi para PNS yang bekerja di sektor sosial dan ingin melanjutkan pendidikan di Australia dan Indonesia yaitu beasiswa Split Site Master.

Program beasiswa hasil kerjasama Kementerian PPN/Bappenas dengan Australia Awards in Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan The University of Melbourne ini memberikan kesempatan kepada PNS untuk melanjutkan studi selama 1 tahun di Universitas Gadjah Mada (Indonesia), dan 1 tahun di The University of Melbourne (Australia) di tahun akademik 2022 - 2024.

Mahasiswa yang mengambil beasiswa ini nantinya akan mendapatkan dua gelar S2 yaitu S2 yaitu Magister Sosiologi dan Master of Social Policy.

Pendaftaran beasiswa Split Site Master dibuka hingga 29 Oktober 2021. Berikut adalah penjelasannya yang dikutip dari laman Australia Awards Indonesia:

Persyaratan Pelamar

1. Nilai kemampuan bahasa Inggris minimal berupa IELTS 5.5 dan/atau TOEFL ITP 525 dan/atau

TOEFL iBT 69.

2. IPK S-1 minimal 2.9 (dengan skala 4).

3. Lulusan S1 dari bidang sosial atau yang terkait (ISIP, Hukum, Psikologi, Ekonomi, dan lain sebagainya.)

4. Masa kerja sekurang-kurangnya 1 tahun sejak diangkat sebagai PNS 100 persen golongan III/a.

5. Usia maksimal 37 tahun per bulan Agustus 2022 dan usia maksimal 42 tahun bagi calon peserta dari daerah kabupaten/kota tertinggal sesuai Peraturan Presiden No. 63/2020.

6. Mendapat persetujuan dari Pejabat Pembina Kepegawaian (minimal Pejabat Eselon II).

Prosedur Pendaftaran

1. Memenuhi persyaratan seperti yang disebutkan diatas, mengisi formulir secara online. Selain itu diusulkan secara resmi oleh instansi asalnya melalui Kepala Biro Kepegawaian/SDM/BKD setempat dengan tembusan eselon II atasan langsung. Surat usulan yang dimaksud harus menyebutkan nama-nama pegawai yang diusulkan oleh instansi serta program beasiswa yang diminati.

2. Formulir pendaftaran harus disertai/dilengkapi dengan dokumen pendukung yaitu:

a) Surat usulan dari Kepala Biro Kepegawaian/SDM/ BKD setempat dengan tembusan eselon II atasan langsung, yang menyebutkan nama peserta yang diusulkan dan telah memenuhi semua kriteria yang dipersyaratkan, belum pernah mengambil/memiliki gelar S-2 untuk yang melamar beasiswa pendidikan S-2;

b) Salinan ijazah dan transkrip nilai yang telah dilegalisasi dan cap basah;

c) Salinan SK Kepangkatan III/a dan SK terakhir yang telah dilegalisasi;

d) Formulir pernyataan pengembangan SDM yang ditandatangani oleh Kepala Biro Kepegawaian/SDM/ BKD serta disesuaikan dengan Rencana Pengembangan Sumber Daya Manusia di masing- masing instansi;

e) Dokumen Rencana Pengembangan Sumber Daya Manusia atau Human Capital Development Plan (HCDP) yang terdapat di masing-masing instansi, sesuai dengan surat Pusbindiklatren dengan nomor 847/P.01/05/2019 pada tanggal 29 Mei 2019 perihal Hasil dan Tindak Lanjut Kegiatan Rapat Koordinasi dan Workshop Penyusunan Rencana Pengembangan SDM ASN Pembangunan;

f) Khusus bagi para Pejabat Fungsional Perencana, harus melampirkan SK jabatan terakhir yang dilegalisasi;

g) Pernyataan Rencana Studi (dalam bentuk esai), sebagaimana format terlampir.

Jadwal Kegiatan

1. Februari 2022: Seleksi Administrasi, Tes Potensi Akademik (TPA) dan TOEFL (ITP) di Pusbindiklatren Kementerian PPN/Bappenas.

2. Maret 2022: Periode pendaftaran aplikasi ke Australia Awards in Indonesia.

3. Maret - April 2022: Seleksi wawancara dengan Joint Selection Team (JST) Australia Awards in Indonesia dan Tes IELTS.

4. Mei 2022: Pengumuman peserta lulus seleksi.

5. September 2022 - Juni 2023: Perkuliahan S-2 di Indonesia dimulai pada semester gasal.

6. Juli - Desember 2023: Pelatihan Bahasa Inggris dan Pre-Departure Training di IALF.

7. Februari - Desember 2024: Perkuliahan di Australia.

Berkas-berkas beasiswa Split Site Master dikirimkan ke Kantor Pusbindiklatren Kementerian PPN/Bappenas. Semoga berhasil detikers!

Simak Video "Fleksibilitas Universitas Terbuka Membawa Mahasiswanya Berprestasi"
[Gambas:Video 20detik]
(atj/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia