Dosen UGM Ini Jadi Wanita Indonesia Berpengaruh 2021 & Dipuji Melinda Gates

fahri zulfikar - detikEdu
Kamis, 16 Sep 2021 15:49 WIB
Adi Utarini
Adi Utarini, Dosen UGM Ini Jadi Wanita Indonesia Berpengaruh 2021 & Dipuji Melinda Gates (Foto: Times/Ed Wray)
Jakarta - Adi Utarini, dosen Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (UGM) baru saja masuk ke dalam daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia versi Time.

Penghargaan ini dinominasikan langsung oleh Melinda French Gate, Filantropis asal Amerika, pada laman resmi Time, Rabu 15 September 2021. Mantan istri Bill Gates tersebut turut memuji apa yang dilakukan Adi Utarini.

Dipuji Melinda Gates

"Beberapa tahun lalu aku berkunjung ke Indonesia. Aku mengunjungi keluarga dekat Adi Utarini di Yogyakarta. Aku ingin mendengar bagaimana dia meyakinkan warga untuk melepas nyamuk di sekitar lingkungan. Kebanggaan mereka menjadi bagian dari kerjanya adalah surat perjanjian bahwa Utarini telah mendapat kepercayaan komunitasnya dan terhadap urgensi yang dirasakan jutaan orang di dunia untuk melawan demam berdarah," tulis Melinda.

Dalam tulisannya, Melinda menjelaskan Adi Utarini bekerja sama dengan tim peneliti internasional untuk mencegah penyakit yang dibawa oleh nyamuk demam berdarah.

Hali itu dilakukan Adi Utarini dan tim dengan inokulasi bakteri Wolbachia. Bakteri ini tidak berbahaya bagi manusia, tapi mampu membuat nyamuk tidak menularkan demam berdarah dari gigitannya.

Dalam penelitiannya, ia berhasil membuktikan bahwa tekniknya bisa menurunkan kasus penyakit virus yang dibawa oleh nyamuk itu di daerahnya.

Menurunkan kasus demam berdarah di Yogyakarta

Sebelumnya, peneliti UGM dengan gelar lengkap Prof. dr. Adi Utarini, M.Sc., M.P.H., Ph.D., ini juga memiliki peran penting dalam mengatasi penyakit demam berdarah di Yogyakarta.

Dilansir dari laman resmi Kagama UGM, Adi Utarini bersama tim World Mosquito Program(WMP) Yogyakarta, telah berhasil menurunkan kasus demam berdarah di Kota Yogyakarta sebesar 77 persen.

Berkat capaian tersebut, salah satu jurnal ilmiah bergengsi, Nature, memasukkan Adi Utarini dalam daftar Ten People Who Helped Shape Science in 2020.

Daftar yang dibuat oleh Nature ini mengeksplor perkembangan kunci di bidang sains sepanjang tahun 2020 serta orang-orang yang memainkan peranan penting dalam pencapaian tersebut.

Sementara itu, diketahui Prof. dr. Adi Utarini, M.Sc, MPH, Ph.D, merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada pada 28 Desember 1989. Setelah itu, ia melanjutkan bekerja sebagai dosen di bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat (sekarang, Departemen Kebijakan dan Manajemen Kesehatan).

Setelah lulus, wanita kelahiran Yogyakarta ini juga melanjutkan pendidikan pascasarjana Master of Science di Centre for International Child Health, University of College London, Inggris (British Council Awards, 1993-1994), Master of Public Health (STINT Award, 1997-1998) dan Doctor of Philosophy (STINT dan TDR Awards, 1999-2002) dari Umea University, Swedia.

Pada saat kembali ke Indonesia, Adi Utarini lantas melakukan penelitian-penelitian di bidang pengendalian penyakit menular, terutama pengendalian penyakit Tuberkulosis dan kebijakan-manajemen mutu layanan kesehatan hingga kemudian dikukuhkan sebagai Guru Besar UGM pada tahun 2011. Selamat ya Prof!

Simak Video "Terkuak! Melinda Ingin Ceraikan Bill Gates Sejak 2019"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia