5 Skill Paling Dibutuhkan Dunia Kerja Tahun 2030, Kamu Nomor Berapa?

Olivia Sabat - detikEdu
Rabu, 08 Sep 2021 09:01 WIB
IN SPACE - MAY 29:  In this handout provided by National Aeronautics and Space Administration (NASA), back dropped by planet Earth the International Space Station (ISS) is seen from NASA space shuttle Endeavour after the station and shuttle began their post-undocking relative separation May 29, 2011 in space. After 20 years, 25 missions and more than 115 million miles in space, NASA space shuttle Endeavour is on the last leg of its final flight to the International Space Station before being retired and donated to the California Science Center in Los Angeles. Capt. Mark E. Kelly, U.S. Rep. Gabrielle Giffords (D-AZ) husband, has lead mission STS-134 as it delivered the Express Logistics Carrier-3 (ELC-3) and the Alpha Magnetic Spectrometer (AMS-2) to the International Space Station. (Photo by NASA via Getty Images)
Foto: Getty Images
Jakarta -

Apakah detikers sudah mempersiapkan skill yang dibutuhkan untuk masuk ke dunia kerja? Dalam sembilan tahun mendatang, yaitu 2030 akan ada kemungkinan lahirnya berbagai lapangan kerja baru, lho.

Ya, dunia kerja yang berkembang dengan cepat mengharuskan individu untuk mempersiapkan peran pekerjaan yang tidak bisa diprediksi. Namun, jangan khawatir detikers karena berdasarkan Top Universities, ada 5 skill yang paling dibutuhkan di dunia kerja pada 2030, nih.

Berikut 5 Skill yang Paling Dibutuhkan Dunia Kerja Tahun 2030:

1. Fleksibilitas Kognitif

Perkembangan teknologi digital membuat seseorang harus mampu menangani banyak peluang bersamaan dengan tantangan yang ada. Maka dari itu, detikers harus bisa beradaptasi dengan perubahan dan membuat konsep dari berbagai ide yang kompleks.

Jika memiliki skill ini, artinya detikers sudah memiliki kualitas yang lebih baik dari seorang multi-tasker dan akan dicari oleh perekrut pekerjaan.

2. Literasi Digital dan Berpikir Komputasional

Kebergantungan dunia pada teknologi akan meningkatkan kebutuhan sumber daya yang terampil dalam bidang digital. Menjadi individu yang melek dalam bidang kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), dan data science akan membuat detikers memiliki kemampuan yang melampaui orang lain.

Mengambil gelar master dalam kecerdasan buatan atau e-Science juga akan memajukan keahlian digital dan mempercepat ketajaman teknis, lho. Detikers bisa mulai belajar tentang visualisasi dan eksplorasi data, serta kecerdasan komputasi dan Natural Language Processing (NLP).

3. Penilaian dan Pengambilan Keputusan

Skill yang dibutuhkan dunia kerja tahun 2030 lainnya yakni penilaian dan pengambilan keputusan. Meskipun robot dan teknologi dinilai lebih unggul dalam hal perhitungan dan pemecahan diagnostik (ilmu untuk menentukan jenis penyakit berdasarkan gejala yang ada), manusia tetap akan berhubungan dengan sisi subjektif dari analisis data.

Dunia kerja masih membutuhkan seseorang yang mampu menunjukkan kepada dunia apa arti dan pentingnya sebuah angka.

4. Kecerdasan Emosional dan Sosial

Kecerdasan emosional dan sosial akan tetap menjadi kemampuan unik manusia. Di beberapa sektor, seperti kesehatan misalnya, kemampuan ini akan selalu dibutuhkan.

Dengan begitu, memiliki rasa empati, kemampuan kolaborasi, serta komunikasi yang baik menjadi skill yang paling dibutuhkan.

5. Pola Pikir Kreatif dan Inovatif

Kreativitas adalah sesuatu yang tidak mudah ditiru oleh teknologi digital. Maka dari itu, detikers diharapkan memiliki pola pikir kreatif dan inovatif, serta dapat berpikir di luar kotak (think outside the box).

Itu dia 5 skill yang paling dibutuhkan di dunia kerja pada 2030 mendatang. Setelah membaca kelima skill di atas, detikers sudah harus lebih siap ya menghadapi dunia kerja di masa depan.



Simak Video "Gen Z, Mau Kerja Apa?"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia