Pfizer Adakan Biotech Fellowship untuk Mahasiswa hingga Dosen, Tertarik Ikut?

Anastasia Anjani - detikEdu
Selasa, 10 Agu 2021 14:00 WIB
Media briefing Pfizer biotech fellowship
Foto: Pfizer
Jakarta - Pfizer sebuah perusahaan farmasi dari Amerika membuka peluang Biotech Fellowship Pfizer bagi mahasiswa S1, S2 hingga dosen dan peneliti di bidang bioteknologi. Menurut Sulistyo Emantoko Ketua IPSBI mengatakan bahwa studi tentang bioteknologi di Indonesia harus dikembangkan dan harus berkelanjutan.

"Memperbaiki kurikulum agar lebih aplikatif dengan bioteknologi. Perkembangan kurikulum bioteknologi harus lebih applicable dalam kehidupan sehari-hari," ujar Ematoko dalam pertemuan virtual Pfizer Biotech Fellowship, Selasa (10/8/2021).

"Kami percaya bahwa program ini tepat waktu dan tepat konteks. Biotech Fellowship Pfizer untuk mengembangkan iptek dan membangkitkan inovasi serta riset-riset," ujar Director Policy & Public Affairs Pfizer Indonesia, Bambang Chriswanto.

Bambang memaparkan terdapat 4 program fellowship yang diadakan oleh Pfizer. Berikut adalah penjelasannya:

1. Mentoring dan bootcamp

2. Beasiswa pendidikan S1

3. Beasiswa penelitian S2, yang diharapkan dapat selesai tahun ini dan maksimal tahun 2022.

4. Capacity building bagi akademis

"Ini juga difasilitasi dengan diskusi dengan komunitas peneliti global dan nasional. Dan manfaat fellowship juga difasilitasi dengan penelitian-penelitian,"ujar Bambang.

Riyadi Suparno Direktur Eksekutif Tenggara Strategics Pfizer mengatakan di Indonesia sudah terdapat 11 Universitas yang memiliki jurusan bioteknologi.

11 universitas yaitu UGM, Unpad, Unand, Unej, Universitas Surabaya, Unika Atmajaya, Universitas Esa Unggul, Universitas Pelita Harapan, i3L, Universitas Kristen Duta Wacana, dan Universitas Teknologi Sumbawa.

"11 universitas yang ada program bioteknologi kesehatan. Semuanya ikut berpartisipasi dalam program ini," ujar Riyadi.

Persyaratan untuk Undergraduate Competition

1. Mahasiswa S1 tingkat 3-4 peminatan bioteknologi dari 11 universitas yang berpartisipasi.

2. Berkelompok yang terdiri dari 3 mahasiswa.

3. Satu mahasiswa hanya dapat mendaftar pada satu tim.

4. Esai harus dibimbing oleh dosen pembimbing aktif.

5. Wajib mengikuti seluruh rangkaian kegiatan program.

Topik Esai

1. Buildng Indonesia's capabilities on medical biotechnologies: key strategic imperatives;

2. Building supportive policy ecosystem to improve application and public acceptance of biotechnology products, or

3. Understanding global supply chain on medical biotechnology innovation: implication for Indonesia.

Persyaratan untuk Graduate Education Grants

1. Mahasiswa S2 peminatan bioteknologi kesehatan dari 11 universitas yang berpartisipasi.

2. Tidak boleh menerima dukungan dana dari sumber lain.

3. Melampirkan surat rekomendasi dari universitas atau dari dosen pembimbing akademik.

4. Proposal penelitian harus diperiksa oleh dosen pembimbing aktif.

5. Wajib mengikuti seluruh rangkaian kegiatan program.

Benefit yang Didapatkan

Untuk mahasiswa S1

1. Juara 1: Fellowship 75 juta.

2. Juara 2: Fellowship 60 juta.

3. Juara 3: Fellowship 50 juta.

Untuk mahasiswa S2

1. Dana bantuan penelitian untuk 5 orang senilai 50 juta.

"Program Biotech Fellowship Pfizer dan dukungan pendidikan yang tidak bersifat mengikat bukan bagian dari rekrutmen perusahaan. Upaya membangun ekosistem riset yang kondusif. Upaya mencetak tenaga-tenaga peneliti handal di Indonesia," ujar Bambang.



Simak Video "RI Kembali Terima Pasokan Vaksin Pfizer, Jumlahnya Hampir 1,2 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia