Kisah Alumni LPDP yang Bangun Startup untuk 'Terangi' Daerah Indonesia

Puti Yasmin - detikEdu
Minggu, 06 Jun 2021 21:00 WIB
Kisah Alumni LPDP yang Bangun Startup untuk Terangi Daerah Indonesia
Foto: Screen Capture Instagram LPDP/Kisah Alumni LPDP yang Bangun Startup untuk 'Terangi' Daerah Indonesia
Jakarta - Setiap alumni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) diharapkan kembali dan mengabdi kepada pada Tanah Air. Hal ini juga yang dilakukan Irvan Hermala dan Agus Ismail dengan membangun startup atau perusahaan rintisan bernama 'Berbagi Listrik'.

Dikutip detikEdu dari laman Instagram LDPD, startup pertama kali dibentuk Irvan karena keresahan melihat terbatasnya akses listrik di Indonesia. Terlebih, ada 2 juta rumah tangga yang belum sama sekali mendapatkan aliran listrik.

Kisah Alumni LPDP yang Bangun Startup untuk 'Terangi' Daerah IndonesiaKisah Alumni LPDP yang Bangun Startup untuk 'Terangi' Daerah Indonesia Foto: Screen Capture Instagram LPDP

"Berbekal keresahan akan terbatasnya akses listrik hingga terdapat sejumlah 2 juta rumah tangga yang sama sekali belum mendapatkan akses listrik, alumni beasiswa LDPD, Master of Business Strategy & Entrepreneurship, Cardiff University, Inggris, Irvan Hermala menginisiasi berdirinya start-up Berbagi Listrik bersama Agus Ismail yang juga alumni beasiswa LPDP di tahun 2018," bunyi informasi tersebut.

Akhirnya, di tahun 2018 startup 'Berbagi Listrik' berhasil mereka bangun di bawah Yayasan Wakaf Energi Nusantara. Startup ini bergerak dengan membagikan perangkat listrik berbasis energi terbarukan secara gratis ke berbagai desa terpencil yang belum teraliri listrik.

Mereka juga menggunakan skema wakaf dalam programnya, yakni wakaf PLTS dan wakaf produktif. Dalam Wakaf PLTS, mereka membangun pembangkit listrik di wilayah terpencil dengan memberdayakan masyarakat sekitar memproduksi listrik dari sinar matahari.

"Daerah terisolasi yang jumlah penduduknya tak terlalu banyak memang sering kali luput dari perhatian pembangunan pemerintah, selain karena aksesnya yang terbatas, secara perhitungan bisnis juga tidak terlalu menguntungkan. Sehingga perlu intervensi dari organisasi sosial semacam Berbagi Listrik untuk membangun," tulis keterangan tersebut.

Irvan sendiri mengaku startup yang dibangun bersama Agus merupakan langkahnya berkontribusi pada Indonesia. Dia berharap agar Berbagi Listrik bisa membantu dan menolong banyak masyarakat.


"Gue nyadar kalau hidup di dunia itu cuma sekali gaes, so gue harus punya sesuatu yang bisa jadi kontribusi semasa hidup gue. That's why Berbagi Listrik ini hadir untuk memberi manfaat bagi banyak orang. Semoga dari Berbagi Listrik ini bisa mengalirkan kebaikan buat gue, sampai kelak gue udah nggak lagi di dunia," tutup alumni LPDP yang juga S1 di Universitas Indonesia ini.



Simak Video "Nadiem Berharap Penerima LPDP Kembali Ke Tanah Air Usai Studi"
[Gambas:Video 20detik]
(pay/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia