Cara Ditjen Diksi Kemendikbudristek Dorong Mahasiswa Cepat Kerja usai Lulus

Anatasia Anjani - detikEdu
Sabtu, 05 Jun 2021 19:30 WIB
Ilustrasi wanita kerja pakai laptop
Foto: Getty Images/iStockphoto/nortonrsx
Jakarta - Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Wikan Sakarinto menyatakan pihaknya telah merilis microredential untuk mahasiswa agar terserap di industri begitu lulus kuliah. Caranya dengan mengambil training.

Training berupa satu semester di luar kampus, satu semester training sambil magang.

"Nah LKP (Lembaga Kursus dan Pelatihan) bisa menjemput bola. Bisa menjemput perkembangan itu yaitu menyelenggarakan training-training 4-5 semester digabungkan dengan magang di industri," ujar Wikan dalam Seminar Digital Nasional: Memasarkan Produk LKP Secara Strategis di Pasar Digital via Youtube, Sabtu (5/6/2021).

Selain itu, Diksi Kemendikbudristek juga terus berinovasi agar lulusan semakin terserap oleh industri dengan program SMK D2 Fast Track.

"LKP juga bisa berkolaborasi dengan D2 Fast track itu. Kita akan masifkan D2 ini lebih banyak daripada D3 atau sarjana terapan dan pasti menikah dengan industri," katanya.

Kemudian di luar Diksi Kemendikbudristek, pihaknya akan mengembangkan sekolah penggerak untuk SD-SMA akan menerapkan kurikulum baru yang di dalamnya ada mata pelajaran terapan atau vokasional. Dengan adanya program tersebut, Wikan berharap anak SMA bisa memperdalam ilmu terapan seperti memasak, mengelas, dan sebagainya.

Sehingga anak SMA bisa saja ditawari oleh LKP yang mempunya sertifikasi kompetensi yang baik dan kualitas yang baik.

Dalam kesempatan itu, Wikan berupaya untuk terus mendorong agar masyarakat dapat berwirausaha yang bertransformasi digital. Hal itu dilakukan dengan optimalisasi LKP.

Dengan optimalisasi LKP, pihaknya berharap makin banyak wirausahawan muda dan tenaga kerja industri yang berkualitas.

"Wirausaha adalah kunci yang bisa membuat Indonesia menjadi pilar yang lebih hebat lagi. Nah bagaimana menciptakan wirausahawan atau wirausahawati tentunya harus ada inovasi. LKP perlu beradaptasi dengan teknologi dan perubahan," demikian Wikan.



Simak Video "Siap ke Industri, Ditjen Vokasi Targetkan Prodi D3 Beralih ke D4"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia