Pakar IPB Ungkap Manfaat Ilmu Biologi dalam Dunia Wirausaha

Puti Yasmin - detikEdu
Kamis, 03 Jun 2021 08:00 WIB
Atap Masjid Baitussalam di Jakarta dimanfaatkan jadi tempat kembangkan tanaman hidroponik. Berbagai tanaman yang ditanam di sana yakni kangkung hingga selada.
Foto: Agung Pambudhy/Pakar IPB Ungkap Manfaat Ilmu Biologi dalam Dunia Wirausaha
Jakarta - Siapa bilang ilmu biologi hanya bermanfaat untuk sebuah penelitian? Ternyata, ilmu biologi ternyata memiliki manfaat dalam dunia wirausaha lho. Istilah tersebut dikenal dengan nama biopreneurship, yakni implementasi biologi dalam dunia kewirausahaan.

Hal ini juga yang mendorong Himpunan Mahasiswa Biologi (Himabio) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menggelar Webinar Biopreneurship dengan tema 'Maximize The Line for Biology Business' pada Minggu (30/5/2021) kemarin.

Menurut Dosen IPB dari Departemen Biologi, Hamim contoh implementasi ilmu biologi pada bidang wirausaha adalah vertical farming dari teknik hidroponik. Sebab, ilmu tersebut dapat membantu negara-negara dengan kondisi lahan yang minim untuk bercocok tanam.

"Hidroponik sangat efektif pada negara-negara maju dimana lahan sudah sedikit. Salah satu contoh dari hidroponik adalah vertical farming," ungkap dia.

Adapun, vertical farming atau istilah lainnya Plant Farming (Jepang) dan Indoor Farming (Amerika) merupakan teknik cocok tanam yang dilakukan di dalam ruangan tanpa memerlukan lahan yang luas. Budidaya ini menggunakan teknologi yang canggih yakni artificial light.

Lebih lanjut, Hamim juga mengungkap teknik vertical farming memiliki banyak manfaat. Salah satunya, yakni mengurangi biaya transportasi dan hasil produksinya lebih segar dibandingkan menanam dengan cara tradisional.

Jenis tanaman yang dapat menggunakan teknik ini adalah sayuran, tanaman obat-obatan dan herbal, pangan fungsional. Buah-buahan, seperti strawberry, dan blueberry juga bisa menggunakan vertical farming.

Pria yang juga pakar fisiologi tanaman IPB ini juga mengungkapkan implementasi ilmu biologi dalam bisnis dapat diterapkan pada teknik kultur jaringan. Kultur jaringan merupakan metode untuk mengisolasi bagian tanaman seperti sel, jaringan atau organ, serta membudidayakannya dalam lingkungan yang terkendali dan aseptik. Tujuannya, agar bagian tanaman tersebut dapat beregenerasi menjadi tanaman lengkap kembali.

"Ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk keberhasilan usaha pembibitan tanaman dengan kultur jaringan. Yakni ketersediaan fasilitas laboratorium yang memadai, ketersediaan induk unggul dan bersertifikat, pengelolaan dana, kesesuaian kompetensi, penyusunan jadwal kerja, monitoring kinerja dan gaji yang sesuai, penyusunan rencana target produksi, serta aktif melakukan penelitian," tutup dia.

Simak Video "Tangis Haru Doni Monardo Saat Dianugerahi Doktor Kehormatan dari IPB"
[Gambas:Video 20detik]
(pay/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia