Universitas Leiden Belanda membuka dua posisi PhD untuk proyek NWO bertajuk 'Usku and Banda: Automated Documentation of Endangered Languages of Eastern Indonesia' (Usku dan Banda: Dokumentasi Otomatis Bahasa-Bahasa Terancam Punah di Indonesia Timur).
Dua peneliti ini akan terlibat dalam proyek dokumentasi dan deskripsi atas satu bahasa yang terancam punah dan tidak memiliki sistem tulisan di wilayah Indonesia Timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proyek PhD pertama berfokus pada bahasa Usku (atau disebut juga Afra), sebuah bahasa Papua yang dituturkan di bagian timur laut Provinsi Papua, Indonesia (di wilayah barat Pulau Papua/New Guinea) dengan jumlah penutur hanya 100 orang. Sementara proyek PhD kedua berfokus pada bahasa Banda, sebuah bahasa Austronesia yang dituturkan oleh 4.000 orang di Pulau Kei Besar, Provinsi Maluku, Indonesia.
Leiden melihat generasi muda penutur bahasa Usku dan Banda mulai beralih menggunakan bahasa Indonesia. Oleh karena itu, pihak universitas melihat perlunya dokumentasi terhadap kedua bahasa ini.
Kisaran gaji mulai dari €3.204 atau Rp64 juta per bulan pada tahun pertama untuk purna waktu hingga €4.051 atau Rp81 juta per bulan pada tahun keempat. Selain itu, peneliti juga akan mendapat tunjangan liburan dan tunjangan akhir tahun. Kandidat dari luar Belanda berpotensi mendapatkan keringanan pajak.
Tugas dan Tanggung Jawab
Melansir dari laman resminya, berikut tugas kedua peneliti:
1. Mengumpulkan data linguistik dan budaya audiovisual melalui kerja lapangan di Indonesia
2. Melakukan transkripsi, anotasi, analisis, dan pengarsipan data bahasa naturalistik
3. Menguji dan mengevaluasi perangkat untuk anotasi dan analisis data linguistik secara otomatis
4. Mempresentasikan hasil penelitian dalam lokakarya dan konferensi
5. Mempublikasikan hasil penelitian dan menyusun disertasi doktoral dalam masa penunjukan
6. Membantu kegiatan pengajaran di tingkat sarjana (S1)
7. Membantu penyelenggaraan kegiatan penyebarluasan pengetahuan
8. Berpartisipasi dalam pertemuan dan sesi pelatihan kelompok penelitian proyek.
Syarat Pendaftar
1. Gelar master di bidang linguistik, yang telah diselesaikan sebelum tanggal mulai tugas
2. Minat dalam dokumentasi bahasa, linguistik lapangan, linguistik deskriptif, atau bidang terkait
3. Kemampuan bahasa Inggris akademik dan penelitian yang sangat baik
4. Pengetahuan kerja bahasa Indonesia atau kesediaan untuk mempelajarinya dalam enam bulan pertama proyek
5. Sikap kooperatif yang kuat dan minat untuk terlibat dalam penelitian kolaboratif
6. Pengalaman kerja lapangan dalam konteks non-Barat merupakan nilai tambah
7. Prioritas akan diberikan kepada kandidat dari Indonesia jika terdapat kandidat dengan kualifikasi yang setara.
Tata Cara Mendaftar
Lamaran harus diajukan paling lambat tanggal 25 Oktober 2026 melalui https://careers.universiteitleiden.nl/. Lamaran harus memuat informasi berikut:
1. Surat lamaran yang mencantumkan posisi mana yang dilamar serta penjelasan mengenai motivasi
2. CV akademik lengkap
3. Daftar seluruh mata kuliah tingkat sarjana (S1) dan magister (S2) yang telah ditempuh, disertai transkrip nilai resmi
4. Contoh tulisan, sebaiknya berupa tesis S2 serta artikel atau makalah yang pernah ditulis dan relevan dengan topik posisi tersebut
5. Nama dan alamat email dua orang referensi, termasuk pembimbing tesis S2, yang dapat dihubungi oleh panitia seleksi.
Simak informasi lebih lanjut mengenai peluang PhD di Leiden dengan klik DI SINI.
