Penemuan Apel Varietas Baru di Inggris, Padahal Sudah Ada Nyaris Seabad

ADVERTISEMENT

Penemuan Apel Varietas Baru di Inggris, Padahal Sudah Ada Nyaris Seabad

Kalila Untsa - detikEdu
Kamis, 17 Sep 2026 17:31 WIB
Penemuan Apel Varietas Baru di Inggris
Penemuan Apel Varietas Baru di Inggris. Foto: BBC
Jakarta -

Apel merupakan salah satu buah yang paling banyak ditemui maupun dikonsumsi. Di Indonesia sendiri, jenisnya sangat beragam, salah satunya adalah apel malang yang berwarna hijau.

Biasanya, untuk pertumbuhan pohon apel yang subur diperlukan iklim sejuk, yang rata-rata bisa didapatkan dari dataran tinggi.

Namun, hal ini tidak menutup kemungkinan untuk menanam apel di halaman belakang rumah. Contohnya, seorang warga di Inggris yang memiliki pohon apel yang berbuah sangat banyak hingga hasil panennya ini didonasikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ternyata, pohon apel di halaman belakang rumahnya merupakan varietas baru berdasarkan temuan National Institute of Agricultural Botany di Cambridge pada 2025 lalu.

ADVERTISEMENT

Apel Baru di Luton

Apel ini ditemukan di Clarendon Road di High Town, Luton pada 2023 silam. Selanjutnya, National Institute of Agricultural Botany menguji varietas apel ini pada 2025 dengan membandingkannya terhadap ribuan varietas lain dari Inggris dan Eropa.

Pohon ini diperkirakan berusia antara 70 hingga 90 tahun. Dari hasil uji DNA, varietas induk apel tersebut kemungkinan adalah dua apel dari abad ke-19 yaitu Newton Wonder dan James Grieve.

"Newton Wonder tumbuh dari pohon yang ditemukan di atap jerami sebuah pub di King Newton, Derbyshire, sekitar tahun 1870, sedangkan James Grieve adalah apel Skotlandia yang berasal dari tahun 1893," kata Konni Deppe, pendiri Luton Orchards dikutip dari BBC.

Luton Orchards merupakan komunitas berbasis proyek yang melakukan pemetaan, restorasi, dan merawat pohon buah-buahan perkotaan dan ruang hijau lokal. Mereka memiliki program Amnesti Apel dengan mengumpulkan buah apel berlebih dari kebun-kebun lokal untuk memproduksi jus apel sekaligus untuk menggalang dana untuk proyek-proyek berkebun lokal.

Menurut Konni Deppe, rasa apel baru ini sangat enak untuk dibuat puree. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa rasa apel ini berubah drastis saat sudah matang menjadi manis. Sedangkan saat sudah terlalu matang, ia mengatakan apel ini berubah menjadi seperti anggur (wine). Kemungkinan karena rasa manis dan karakter fermentatifnya semakin terasa.

"Pohon buah dulunya umum ditemukan di kebun-kebun Luton, dan area di sekitar pohon tersebut ditunjukkan sebagai area yang berisi pohon buah-buahan pada peta Ordnance Survey yang bersejarah," tambah Konni.

Sayangnya, penelitian ini belum bisa mengungkapkan siapa dan mengapa pohon tersebut ditanam karena pemilik rumah sebelumnya belum memberikan jawaban.

Saat ini, pemilik rumah sekaligus pohon ingin tetap anonim, namun mereka mengungkapkan bahwa mereka senang menjadi bagian dari penemuan luar biasa ini.

Penulis adalah peserta MagangHub Kemnaker di detikcom.



(nah/nah)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads