Waspada Abu Vulkanik Jatuh ke Pakan Hewan Ternak, Ini Saran Dosen IPB

ADVERTISEMENT

Waspada Abu Vulkanik Jatuh ke Pakan Hewan Ternak, Ini Saran Dosen IPB

Trisna Wulandari - detikEdu
Kamis, 10 Sep 2026 06:01 WIB
Warga di Boyolali mencari rumput untuk pakan ternak. Sebelum diberikan ke ternak, rumput pun harus dicuci karena penuh abu vulkanik Merapi, Kamis (28/1/2021).
Warga di Boyolali mencari rumput untuk pakan ternak. Sebelum diberikan ke ternak, rumput pun harus dicuci karena penuh abu vulkanik Merapi, Kamis (28/1/2021). Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom
Jakarta -

Abu vulkanik bisa jatuh ke hijauan pakan hewan ternak, yaitu sumber makanan ternak yang berasal dari bagian tumbuhan, seperti daun dan batang. Hal ini bisa memengaruhi kualitas pakan dan kesehatan ternak.

Dosen Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan IPB University, Dr Heri Ahmad Sukria menjelaskan, jika abu vulkanik jatuh dalam jumlah besar dan terus-menerus ke hijauan pakan ternak, maka mineral tertentu bisa menumpuk.

Akibatnya, kesehatan ternak bisa terganggu, seperti gangguan pernapasan dan keracunan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada level yang kecil masih bisa ditoleransi, tetapi pada level yang besar dan terus-menerus bisa menyebabkan akumulasi yang berlebihan, terutama kandungan silika yang tidak dapat dicerna dan dapat mengganggu kesehatan ternak, bahkan menyebabkan kematian," kata Heri dalam keterangan resmi IPB yang diterima detikEdu, dikutip Rabu (9/9/2026).

ADVERTISEMENT

Tips Kasih Pakan Ternak Saat Hujan Abu Vulkanik

Berikut sejumlah tips Dr Heri terkait pemberian hijauan pakan hewan ternak di tengah sebaran abu vulkanik:

  • Jangan gembalakan hewan sementara waktu sampai hujan abu vulkanik berhenti
  • Tempatkan hewan ternak di dalam kandang
  • Pastikan untuk mencuci dan membersihkan hijauan pakan ternak dari abu vulkanik sebelum diberikan
  • Pastikan air minum hewan ternak sudah bersih dan tidak terkontaminasi abu vulkanik.

Pakan Kena Abu Vulkanik, Dicuci atau Dibuang?

Menurut Heri, hijauan pakan ternak yang kena abu vulkanik tidak selalu harus dibuang. Namun, cuci dulu sampai bersih dari abu vulkanik sebelum diberikan ke hewan ternak.

Ia menambahkan, lebih baik potong hijauan, cuci dan bersihkan, lalu berikan langsung (cut and carry) ke hewan ternak di kandang.

"Selama masih ada hujan abu, sebaiknya hijauan menggunakan sistem cut and carry dan dibersihkan sebelum diberikan," ucapnya.

Nafsu Makan Menurun-Nyeri Perut

Sebelumnya, 135 hewan ternak warga di lereng Gunung Raung sakit imbas abu vulkanik pada Kamis (25/2/2021). Dilansir detiknews, pemilik ternak mengaku hewan ternaknya mengalami penurunan nafsu makan lantaran abu vulkanik yang menempel pada rumput pakannya.

Merespons masalah tersebut, Dinas Pertanian Banyuwangi melakukan pemeriksaan kesehatan hewan ternak, di Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi Jawa Timur.

Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Disperta Banyuwangi, drh Nanang Sugiharto mengatakan, sejumlah hewan ternak kemudian teridentifikasi mengalami kolik abdomen atau nyeri perut, sementara sebagian lainnya mengalami keluhan lain.

"Dinas Pertanian Banyuwangi melakukan langkah preventif untuk ternak warga. Kebetulan kemarin ada erupsi Gunung Raung yang turun. Dan ternak ini makannya rumput sehingga menimbulkan kolik abdomen," kata Nanang.



(twu/pal)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads