Sekolah di masa kini telah mengalami banyak perubahan. Berbagai sekolah di segala penjuru dunia kini juga berlomba untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang paling efektif bagi muridnya.
Salah satunya, Bedford School, sekolah negeri di Inggris yang akan menerima siswa perempuan mulai September 2027 yang akan datang. Penerimaan siswa perempuan ini merupakan yang pertama kalinya bagi Bedford School sejak berdiri pada 1552 silam.
Yayasan pengelola sekolah sejak 1764, Harpur Trust, mengungkapkan rencana ini merupakan bagian dari investasi untuk sekolah yang dikelola oleh pihaknya dalam kurun waktu 12 bulan ke depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dunia pendidikan berubah dengan cepat, dan kami terus meninjau bagaimana sekolah-sekolah kami dapat memenuhi kebutuhan generasi saat ini dan masa depan dengan sebaik-baiknya," tutur Kepala Yayasan Harpur Trust, David Steadman, seperti dikutip dari BBC.
Pihak yayasan juga menambahkan bahwa Bedford bertekad untuk membuat pendidikan tersedia bagi lebih banyak anak muda, sekaligus meningkatkan pengalaman bagi mereka yang sudah menjadi bagian dari komunitas sekolah.
Fasilitas Baru Tahun Depan
Rencana ini juga dibarengi dengan pembangunan berbagai fasilitas tambahan guna menunjang proses belajar-mengajar, yang mencakup peningkatan fasilitas di Bedford Girls' School, perbaikan kampus di Bedford Modern School, dan perluasan pendanaan penitipan anak di Pilgrims Pre-Preparatory School.
Beberapa fasilitas yang akan dibangun di Bedford Girls' School diantaranya adalah pusat musik dan ruang resital, dan juga pengembangan investasi pada program olahraga hingga bimbingan konseling.
Di Bedford Modern School terdapat beberapa perbaikan ruangan seperti adanya area penerimaan siswa yang baru dan ruang beribadah untuk berbagai agama. Saat ini, program renovasinya sedang berjalan.
Keluarga dengan anak-anak di Pilgrims Pre-Preparatory School juga akan dapat mengakses 30 jam layanan penitipan anak gratis setiap minggu. Penitipan anak ini merupakan bagian dari program pemerintah Inggris "30 hours free childcare" dan dapat dimanfaatkan keluarga untuk menitipkan anak mereka di luar jam sekolah, baik sebelum maupun sesudah.
"Investasi ini akan memastikan bahwa setiap sekolah terus menawarkan pengalaman pendidikan yang luar biasa dan khas di masa mendatang," kata pihak yayasan.
Kenapa Ada Sekolah-sekolah Inggris yang Hanya Terima Siswa Laki-laki?
Saat ini, di Inggris, jumlah sekolah laki-laki turun drastis karena kebanyakan telah bertransformasi menjadi sekolah campuran. Dalam sebuah tinjauan oleh School Atlas, beberapa pendapat mengungkapkan bahwa ruang kelas akan lebih tenang dan lebih fokus di sekolah khusus laki-laki atau perempuan.
Alasan yang membuat beberapa pihak masih bertahan dengan hanya menerima siswa laki-laki adalah bahwa anak laki-laki berkembang lebih lambat dan perhatiannya mudah teralihkan di lingkungan sekolah campuran.
Selain itu, di sekolah khusus laki-laki, siswa dianggap dapat mempelajari bentuk nyata kepemimpinan. Beberapa sekolah juga memiliki program pastoral yang disebut dapat menangani kesehatan mental laki-laki dengan cara yang lebih terarah.
Penulis adalah peserta MagangHub Kemnaker di detikcom.
