Biasanya, yang berperan mengandung dan melahirkan di antara makhluk hidup adalah betinanya. Namun, tidak bagi kuda laut. Hewan laut jantan justru mengandung dan melahirkan anaknya.
Telur kuda laut memang berasal dari betina, tetapi proses mengerami hingga melahirkan justru dilakukan oleh jantan melalui kantong pengeraman si jantan. Kantong pengeraman tersebut berada di bagian bawah tubuh kuda laut jantan, sedangkan betina tidak memilikinya.
"Jantannya enggak bertelur, Pak. Yang punya telur tuh tetap yang betina. Jadi dia (jantan) melahirkan," kata Project Assistant dari Project Seahorse, Muthya Farah dalam lokakarya Penanganan Kuda Laut Hasil Sitaan di Gedung BJ Habibie BRIN pada Kamis (27/8/2026), dikutip dari laman BRIN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses Reproduksi Kuda Laut
Reproduksi kuda laut berlangsung saat betinanya mentransfer telur ke dalam kantong pengeraman si jantan. Setelah itu, kuda laut jantan akan mengerami dan menjaga telur sampai menetas dan anak kuda laut lahir.
Kantong tersebut akan tampang menonjol saat berisi telur dan kempes serta keriput setelah anak-anak kuda laut lahir. Kantong pengeraman kuda laut juga bisa memiliki warna lebih gelap dari bagian tubuh lain.
Di sisi lain, kuda laut betina tidak memiliki kantong pengeraman. Bentuk perutnya cenderung membulat, berbeda dengan kuda laut jantan yang bagian bawah tubuhnya lebih landai dan menyambung sampai ke arah ekor.
Muthya juga menerangkan, kuda laut jantan yang masih muda bisa memiliki kantong pengeraman yang masih belum terlihat jelas karena kantongnya masih tahap perkembangan.
"Karena (perutnya) masih kempes gitu, dikira tuh betina, padahal jantan. Kita bisa melihat bahwa kalau misalnya kuda laut yang masih anakan ya, masih juvenile biasanya kurang terlihat kantong pengeraman karena masih develop, masih berkembang," terangnya.
