Lembaga riset Pew Research Center mengukur tingkat keberagaman agama di 201 negara melalui Indeks Keragaman Agama atau Religious Diversity Index (RDI). Indeks ini mengukur seberapa merata penduduk memeluk agama-agama di sebuah negara.
Indeks ini didasarkan pada proporsi delapan agama besar dunia yaitu Buddisme, Kristen, Hindu, Islam, Yahudi, kepercayaan tradisional, serta agama lain yang dianggap sebagai satu kelompok, dan mereka yang tidak berafiliasi secara agama. Skor akhir indeks pada skala 0-10.
Singapura Nomor Satu
Singapura menjadi negara dengan tingkat keberagaman agama tertinggi di dunia. Skor RDI Singapura mencapai 9,25. Ini artinya demografi penduduk terbagi secara merata ke berbagai agama besar atau tidak ada yang paling dominan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suriname menyusul di peringkat kedua dengan skor RDI 7,54. Kemudian Taiwan di posisi selanjutnya dengan skor RDI 7,46.
Dalam peringkat top 10, hanya ada Prancis yang berasal dari Eropa. Ini menunjukkan bahwa tingkat keberagaman agama di Eropa masih belum merata.
Berikut daftar lengkapnya, dikutip dari Visual Capitalist.
Daftar 10 Negara dengan Keberagaman Agama Tertinggi di Dunia
1. Singapura
Skor RDI: 9,25 (Sangat tinggi)
2. Suriname
Skor RDI: 7,54 (Sangat tinggi)
3. Taiwan
Skor RDI: 7,46 (Sangat tinggi)
4. Korea Selatan
Skor RDI: 7,33 (Sangat tinggi)
5. Mauritius
Skor RDI: 7,33 (Sangat tinggi)
6. Guinea-Bissau
Skor RDI: 7,17 (Sangat tinggi)
7. Togo
Skor RDI: 7,09 (Sangat tinggi)
8. Benin
Skor RDI: 7,05 (Sangat tinggi)
9. Australia
Skor RDI: 6,99 (Tinggi)
10. Prancis
Skor RDI: 6,93 (Tinggi)
Bagaimana dengan Indonesia?
Indonesia berada di posisi ke-105 dengan skor RDI 2,72. Tingkat keberagaman agama di Indonesia tergolong sedang.
Sementara negara yang paling rendah tingkat keberagaman agamanya adalah Yaman. Ini menunjukkan adanya satu agama yang paling dominan dibandingkan dengan agama lain.
