Mengapa Kebakaran Hutan Sulit Dipadamkan? Ini Alasannya Menurut Sains

ADVERTISEMENT

Mengapa Kebakaran Hutan Sulit Dipadamkan? Ini Alasannya Menurut Sains

Nikita Rosa - detikEdu
Jumat, 21 Agu 2026 18:30 WIB
kebakaran hutan dan lahan di wilayah Beltim.
Potret Kebakaran Hutan. (Foto: Istimewa/BPBD Belitung Timur)
Jakarta -

Kebakaran sedang melanda hutan Kalimantan pada akhir Agustus ini. Berbeda dengan kebakaran biasa, mengapa kebakaran hutan sulit dipadamkan?

Menurut catatan sejarah, kebakaran hutan terparah di Indonesia bertepatan dengan fenomena ElNino 1997. Saat itu, kebakaran menelan lahan gambut diKalimantan danSumatera dengan total area terbakar lebih dari 9 juta hektare.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kejadian serupa kembali terjadi pada 2006, 2013, dan 2015. Bahkan 2015 menjadi salah satu yang terparah karena menelan 2,6 juta hektare lahan dengan puluhan korban jiwa.

Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebagian besar kebakaran hutan disebabkan oleh ulah manusia, seperti pembukaan lahan. Saat pembakaran sudah terjadi, api akan menjadi sulit padam karena berbagai alasan.

ADVERTISEMENT

Alasan Kebakaran Hutan Sulit Dipadamkan

1. Lahan Gambut

Api pada lahan gambut dapat membara hingga ke bawah permukaan tanah. Bahkan, api tersebut bisa bertahan dalam waktu yang lama dan sulit dipadamkan.

2. Iklim

Kemarau menjadi periode yang sering terjadi kebakaran hutan. Dengan kondisi kemarau, musim kering akan semakin panjang dan mempercepat penyebaran api.

3. Telat Diidentifikasi

Kebakaran sering kali baru teridentifikasi setelah beberapa jam bahkan beberapa hari. Saat petugas turun, api sudah terlalu besar untuk dikendalikan.

Rob Gazzard, seorang Penasihat Teknis Komisi Kehutanan dalam BBC News mengatakan lahan yang memiliki kemiringan 10% akan mempercepat penyebaran api. Bahkan, lahan dengan kemiringan 20% bisa meningkatkan kecepatan api menjadi empat kali lipat.

Dampak Kebakaran Hutan

Ada beragam dampak yang dirasakan dari kebakaran hutan. Tak hanya asap yang menyakiti mata, kebakaran hutan juga dapat menelan harta benda, ternak, bahkan manusia.

Menurut World Health Organization (WHO) dalam laman resminya, asap kebakaran hutan juga dapat menyebabkan penyakit:

  1. Penyakit paru-paru dan jantung
  2. Otak atau sistem saraf
  3. Gangguan kognitif dan kehilangan memori
  4. Luka bakar
  5. Memperburuk kondisi usus, ginjal, dan hati
  6. Gangguan mata
  7. Infeksi saluran pernafasan atas.

Itulah alasan kebakaran hutan sulit dipadamkan. Semoga menambah wawasan, ya.



(nir/nwk)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads