Tanduk rusa yang seperti cabang pohon tampak kokoh dan kuat. Terbuat dari apa saja tanduk rusa sebenarnya?
Tanduk rusa, yang disebut ranggah, merupakan bagian organ yang tumbuh hingga dewasa. Tanduk rusa tidak termasuk tanduk sejati (permanen), tidak seperti tanduk milik kerbau dan kambing.
Ranggah mulai tumbuh saat rusa menuju masa pubertas. Tanduk ini hanya dimiliki oleh rusa jantan, tapi ada beberapa betina yang bisa menumbuhkannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepan Tanduk Rusa Mulai Muncul?
Mengutip AZ Animals, ranggah terbuat dari jaringan tulang yang dilapisi kulit. Tanduk ini tumbuh dari pertumbuhan tulang kecil yang disebut pedikel.
Di pinggir pedikel, terdapat sel osteoklas yang mulai mengurangi kadar mineralnya saat musim kawin telah berakhir hingga ranggah terlepas dari pedikel.
Tanduk pada rusa muncul dengan predikel yang menjadi luka terbuka. Setelah mengalami perdarahan hingga akhirnya darah mengering, terbentuklah lapisan keropeng dalam beberapa minggu.
Tanduk rusa memiliki inti tulang utuh dengan lapisan keratin. Meski kuat, tanduk rusa akan rontok dan tumbuh kembali setiap tahun. Namun, akan tumbuh kembali sekitar dua hingga tiga minggu setelah pedikel pulih dari proses tanggalnya.
Secara umum, tanduk mulai tumbuh pada masa pubertas sebagai persiapan untuk musim kawin. Siklus pertumbuhannya bergantung pada kadar testosteron dalam darah rusa.
Tanduk rusa berfungsi sebagai penunjuk dominasi dan digunakan untuk bertarung selama musim kawin. Saat musim kawin telah berakhir, tanduk tidak berfungsi lagi dan tanggal berakhir dari kepala sang jantan.
Penanggalan terjadi dalam beberapa minggu. Pada jenis rusa ekor putih, contohnya, proses ini terjadi dari akhir Januari hingga Februari, bahkan Maret. Perubahan hormon, yang berkaitan dengan panjangnya durasi siang hari, menjadi salah satu pemicu proses tanggalnya tanduk.
Apakah Ranggah Sama dengan Tanduk?
Ranggah umumnya ditemukan pada Cervidae yaitu rusa dan kerabatnya, serta bersifat tidak permanen. Sementara tanduk permanen tidak tanggal setiap tahun.
Tanduk selain rusa juga memiliki inti tulang yang dilapisi keratin. Umumnya, tanduk dapat ditemui pada kelompok Bovinae.
Ranggah juga memiliki dua jenis tulang, yaitu spons dan kompak. Tulang spons pada ranggah lebih lunak dan lemah. Bagian ini memiliki banyak pembuluh darah sehingga memperoleh banyak nutrisi yang mengatur pertumbuhan bagian dalam ranggah.
Tulang kompak merupakan lapisan luar yang lebih padat dan kaku sehingga dapat memberikan kekuatan yang dibutuhkan ketika rusa jantan menggunakannya untuk bertarung.
Jenis ranggah cukup beragam. Moose, sebagai rusa terbesar, memiliki ranggah paling besar pula dengan panjang mencapai 1,5 meter dan bercabang, sama dengan yang dimiliki oleh elk. Di sisi lain, dama-dama memiliki bentuk ranggah yang melengkung ke arah luar dan atas.
Ranggah bukan hanya sekadar 'hiasan' di kepala rusa. Setiap tahun, hewan ini menunjukkan kemampuan regenerasi paling luar biasa yang dapat ditemukan pada mamalia.
Penulis adalah peserta magangHub Kemnaker di detikcom.
