Prabowo Minta Seleksi IPDN Pilih Putra-Putri Terbaik, Simak Syarat Pendaftaran 2026

ADVERTISEMENT

Prabowo Minta Seleksi IPDN Pilih Putra-Putri Terbaik, Simak Syarat Pendaftaran 2026

Nikita Rosa - detikEdu
Kamis, 30 Jul 2026 07:30 WIB
Presiden Prabowo Subianto melantik perwakilan Pamong Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII di Kampus IPDN, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026). Pelantikan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kelulusan 1.404 mahasiswa IPDN yang terdiri dari 1.204 lulusan program sarjana terapan ilmu pemerintahan, 73 lulusan program magister terapan ilmu pemerintahan, 45 lulusan program doktor ilmu pemerintahan dan 82 lulusan program pendidikan profesi kepamongprajaan. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/app/hma
Pelantikan Pamong Praja IPDN. (Foto: ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)
Jakarta -

Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) berkesempatan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) setelah menamatkan pendidikan. Pemerintah menegaskan akan memilih calon praja yang terbaik. Lantas, apa saja syarat pendaftaran IPDN 2026?

IPDN sendiri adalah sekolah kedinasan di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri. Para praja IPDN dididik agar siap mengabdi baik di lini pemerintahan pusat maupun daerah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia harus dipimpin oleh mereka yang terbaik, berprestasi, dan dipilih berdasarkan meritokrasi. Karena itu, ia menyatakan agar seleksi IPDN harus dilaksanakan dengan benar dengan memilih calon praja yang terbaik tanpa memandang latar belakang keluarga.

"Kita inginkan seleksinya benar. Putra-putri yang terbaik bangsa, anak siapapun," ujar Prabowo saat melantik pamong praja muda angkatan 33 Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Lapangan Parade, kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026).

ADVERTISEMENT

Adapun Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian menyatakan akan menindak tegas segala bentuk kecurangan yang ditemukan saat seleksi IPDN 2026, salah satunya praktik calo.

"Saya itu saya sangat keras kalau soal satu bayar membayar," kata Tito saat memberkan kuliah umum kepada Praja IPDN, dikutip dari YouTube Humas IPDN, Senin (27/7/2026).

Tito menyebut rekrutmen sekolah kedinasan yang benar akan memberikan keberhasilan juga kepada organisasi. Sehingga ia tidak akan menolerir tindakan curang.

"Rekrutmen yang benar menyumbang 60% keberhasilan organisasi. Maka saya juga berusah keras untuk IPDN gak ada bayar membayar, kalau ada pasti saya tindak tegas," tuturnya.

Seleksi masuk sekolah kedinasan milik Kemendagri ini dibuka setiap tahun. Lantas, apa saja syarat pendaftaran IPDN 2026 yang perlu kamu persiapkan?

Syarat Masuk IPDN 2026

Meski belum ada informasi resmi, detikers bisa menjadikan syarat pendaftaran IPDN 2025 untuk menyiapkan berkas pendaftaran. Berikut persyaratannya:

Syarat Umum

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Usia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun
  3. Tinggi badan minimal 160 cm untuk laki-laki dan 155 cm untuk perempuan.

Syarat Administrasi

  1. Ijazah minimal SMA/MA, bukan SMK atau Paket C dengan nilai rata-rata ijazah:
    - Minimal 73,00
    - Khusus pendaftar dari Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya minimal 65,00.
  2. Ijazah luar negeri harus dibarengi dengan surat penyetaraan dari kementerian terkait.
  3. Surat keterangan lulus (SKL) yang mencantumkan nilai akhir kelas 12 dan ditandatangani kepala sekolah.
  4. Nilai bahasa Inggris pada ijazah/SKL minimal 75,00 kecuali untuk pendaftar dari dari Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya.
  5. Bukti kemampuan bahasa Inggris berupa:
    - Sertifikat TOEFL dengan skor minimal 400 atau
    -SertifikatIELTS dengan skor minimal 5.0


    - Syarat-syarat ini dikecualikan bagi pendaftar dari dari Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya.
  6. Peraturan domisili:
    - Peserta berdomisili minimal 1 tahun di kabupaten/kota tempat mendaftar dengan dibuktikan melalui KK dan KTP atau kartu identitas anak.
    - Apabila berdomisili kurang dari 1 tahun, maka boleh mendaftar di kabupaten/kota sesuai tempat sekolah SMA/MA dengan ketentuan riwayat sekolah minimal 1 tahun bagi yang tidak ikut orang tua kandung (dibuktikan melalui rapor dan KK atau riwayat sekolah minimal 1 tahun terakhir bagi yang ikut orang tua kandung (dibuktikan dengan rapor dan KK).
  7. Surat Keterangan Orang Asli Papua (OAP):
    - Hanya untuk formasi OAP
    - Dikeluarkan oleh ketua atau anggota Majelis Rakyat papua dan disahkan kepala distrik.
  8. Ijazah/SKL
  9. Alamat email dan nomor HP aktif
  10. Pasfoto terbaru dengan latar belakang merah, ukuran 4 x 6 cm, dan menggunakan pakaian formal putih polos dan rapi.

Syarat Lainnya

  1. Tidak sedang terancam/menjalani hukuman pidana karena kejahatan
  2. Tidak bertindik atau memiliki bekas tindik untuk pendaftar laki-laki, kecuali karena adat
  3. Tidak menggunakan kacamata atau lensa kontak
  4. Tidak bertato
  5. Belum pernah menikah/kawin, termasuk belum pernah hamil/melahirkan untuk perempuan
  6. Belum pernah diberhentikandariIPDN atau perguruan tinggi lain secara tidak hormat.

Penempatan Lulusan IPDN 2026

Praja IPDN yang telah menempatkan pendidiakn akan mendapat penempatan khusus. Menurut Permendagri nomor 62 tahun 2020, penempatan lulusan IPDN akan dilakukan dengan ketentuan:

a. Rasio alokasi lulusan IPDN dilakukan berdasarkan aturan yang berlaku

b. Penempatan lulusan IPDN pada instansi pusat dilakukan secara proporsional

c. Penempatan lulusan IPDN pada instansi daerah dan daerah perbatasan dilakukan berdasarkan daerah asal pendaftaran secara proporsional dalam satu wilayah provinsi.

Itulah informasi mengenai pendaftaran IPDN 2026. Tertarik mendaftar?



(nir/pal)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads