Australia menaikkan tarif visa pelajar dari AUD 2.000 (sekitar Rp 25,2 juta) jadi AUD 2.500 (sekitar Rp 31,5 juta). Eits, tapi itu nggak berlaku buat Indonesia. Indonesia mendapatkan tarif khusus sehingga kenaikan tarif visanya tidak sebesar itu.
Hal ini dikonfirmasi Asisten Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Australia Matt Thistlethwite saat ditanya detikedu, apakah benar tarif visa pelajar (subclass 500) naik dari AUD 2.000 (sekitar Rp 25,2 juta) naik jadi AUD 2.500 (sekitar Rp 31,5 juta)?
"Tidak. Saya benar-benar ingin menjelaskan ini, karena saya tahu ada beberapa laporan yang salah. Ada peningkatan tarif visa di Australia dalam beberapa (kategori) visa, tetapi kami tidak menerapkannya untuk pelajar dari Indonesia," ujar Thistlethwite di Kedubes Australia Jakarta, Rabu (15/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Thistlethwite menambahkan karena hubungan istimewa antara Australia dan Indonesia serta ASEAN, maka kenaikan tarif visa pelajar itu tidak berlaku. Tarif visa pelajar buat Indonesia dan negara ASEAN naik, tapi tidak setinggi tarif visa pelajar non-ASEAN.
"Ada peningkatan harga kecil untuk CPI (Consumer Price Index atau Indeks Harga Konsumen (IHK)) yang terjadi setiap tahun di setiap visa. Jadi, harga itu akan berubah dari AUD 2.000 (sekitar Rp 25,2 juta) jadi AUD 2.050 (sekitar Rp 25,9 juta). Tidak akan mencapai AUD 2.500 (sekitar Rp 31,5 juta), itu adalah laporan yang salah. Jadi, saya benar-benar perlu menjelaskannya," ujar Thistlethwite.
Jadi, untuk pelajar di Indonesia dan ASEAN, tarif visa itu AUD 2.050?
"Untuk pelajar di Indonesia dan ASEAN, peningkatan tarif itu, kami tidak akan menerapkannya. Jadi, jangan khawatir ya," pesan dia.
Saat ini, imbuhnya, ada 25 ribu pelajar Indonesia yang belajar di Australia.
"Jadi, pemerintahan kami dan orang-orang di Australia sangat berkomitmen untuk meningkatkan hubungan pendidikan antara Australia dan Indonesia," tuturnya.
Dilansir dari The Guardian, biaya permohonan visa pelajar naik dari AUD $2.000 menjadi AUD $2.500. Hal ini menyusul kenaikan lain pada tahun 2024 ketika biaya permohonan visa pelajar internasional meningkat lebih dari dua kali lipat dari $710 menjadi $1.600. Kenaikan tarif visa pelajar yang baru ini lebih dari tiga kali lipat dibandingkan dengan negara tujuan studi lain yang sebanding, termasuk Inggris, AS, Selandia Baru, dan Kanada.
Namun, sekali lagi, buat pelajar Indonesia, tarif visanya ditetapkan AUD 2.050 (Rp 25,9 juta) untuk jangka waktu maksimal 5 tahun.










































