Tikus adalah hewan pengerat yang kerap menjadi masalah setelah datang ke rumah. Tikus dapat memakan makanan di dapur dan menyebarkan penyakit.
Tikus biasanya aktif pada malam hari sehingga kedatangannya tidak diketahui pemilik rumah. Oleh karena itu, pemilik rumah harus tahu cara mengusir tikus dari rumah secara tidak langsung.
Mengutip laman Departement of Health New York dan University of New Hampshire, berikut upaya mengusir tikus dan mencegah tikus agar tidak masuk ke rumah:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cara-cara Mencegah Tikus Masuk ke Rumah
1. Jaga Kebersihan Rumah
Rumah bersih tidak akan menjadi sarang hewan-hewan seperti kecoak atau tikus. Hewan tersebut tidak akan mendapatkan tempat persembunyian di rumah yang bersih.
Menjaga kebersihan tidak hanya pada ruangan tetapi juga benda-benda yang berpotensi dihinggapi tikus. Misalnya lemari, kolong meja, kolong kursi, dan sebagainya.
2. Tutup Celah Eksterior Rumah
Cara lainnya adalah dengan menutup kemungkinan tikus memasuki rumah. Misalnya dengan menutup celah eksterior di sekitar rumah.
Mengutip laman University of New Hampshire, penutupan bisa dilakukan dengan mulai menutup pondasi dan tempat pipa atau saluran air. Termasuk celah-celah kecil juga, karena tikus mampu meremas tubuhnya.
3. Jaga dan Tutup Makanan
Tikus datang ke rumah sebagian besar karena mencari makanan. Indra penciuman tikus termasuk tajam dan mudah mengidentifikasi jenis makanan.
Oleh karena itu, perlu dipastikan bahwa makanan-makanan di rumah tertutup dan tidak dapat diakses. Jangan lupa bersihkan juga sisa makanan atau noda yang tumpah untuk menghindari kedatangan tikus.
4. Singkirkan Tumpukan Barang
Tumpukan barang yang dibiarkan berlama-lama berpotensi menjadi sarang tikus atau hewan lain. Rapihkan barang-barang tersebut.
Jika memang barang-barang tersebut tak dipakai, maka bisa dijual ke pasar loak. Terlebih tumpukan pada kayu, sifatnya bisa jadi lembab saat terkena air sehingga jadi tempat nyaman bagi tikus.
5. Tutup Tempat Sampah
Tempat sampah di rumah biasanya dibiarkan terbuka agar pemilih mudah membuangnya. Akan tetapi, justru hal tersebut menjadi penarik tikus datang.
Pakailah tempat sampah yang mempunyai tutup. Walaupun saat tidak ada sampah, tempat sampah harus tetap ditutup agar bau bekas sampah tidak tercium tikus.
6. Buat Jebakan Tikus
Mengutip laman Departement of Health New York, jika upaya-upaya di atas tidak mampu menghadang tikus masuk ke rumah, maka langkah terakhir adalah membuat jebakan tikus. Cara ini biasanya ampuh jika menggunakan alat jebak yang tepat.
Misalnya menjebak dengan rodentisida. Namun, bahan tersebut perlu dijauhkan dari jangkauan anak-anak.
Jika tidak, buatlah jebakan dari kawat dan penjepit. Taruh makanan di sekitar penjepit tersebut dan tikus pun akan terjepit.
7. Gunakan Lem Tikus
Selain menggunakan jebakan jepret, tikus juga kerap bisa tertangkap dengan racun tikus. Warfarin, Pival, dan Chlorophacinone, adalah racun tikus yang paling efektif dan paling tidak beracun untuk penggunaan di rumah.
Namun, lem tikus ini perlu disimpan di sudut-sudut yang biasa tikus lalui. Jangan sampai lem tikus ini menjebak hewan-hewan seperti kucing, anjing, burung atau lainnya.
(cyu/nwk)











































