Sejak lama kita mengenal adanya intelligence quotient (IQ). Seiring perkembangan zaman, kecerdasan emosional atau emotional intelligence (EQ) juga digunakan untuk menilai kecerdasan seseorang.
Namun, pada zaman yang cepat berubah-ubah seperti sekarang, kemampuan menghadapi tekanan dan kesulitan atau agility quotient (AQ) juga diperlukan. Istilah AQ ini disematkan oleh Liz Tran, seorang penulis buku berjudul AQ: A New Kind of Intelligence for a World That's Always Changing.
Liz membagi AQ ke dalam empat jenis kepribadian. Menurutnya, seperti dikutip dari CNBC Make It, keempatnya memudahkan setiap orang dalam menangani stres, memecahkan masalah, serta menghadapi krisis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
4 Jenis Kepribadian AQ
1. Ahli Bedah Saraf (Neurosurgeon)
Orang dengan arketipe ini cenderung perfeksionis dan disiplin. Ia paham betul dengan apa kebiasaan yang cocok baginya, serta menjalaninya dengan sangat konsisten.
Arketipe ahli bedah saraf memiliki ciri-ciri:
- Merasa nyaman dengan rutinitas yang sudah terbukti dan berpatokan kepada hal tersebut
- Menghargai orang yang sudah mengenal dalam waktu lama
- Akan mengambil risiko jika rencana sudah solid
- Merasa khawatir saat dihadapkan dengan tantangan tidak terduga.
Motivasi utama dari tipe ini adalah keunggulan. Tipe ahli bedah saraf terkenal teguh dengan kesempurnaan. Ia ingin segala sesuatunya dilakukan dengan presisi, teliti, dan standar yang tinggi, layaknya ahli bedah yang tidak boleh salah.
Kelebihan:
Kelebihannya, tipe ini memiliki tekad yang teguh, berkomitmen, dan pantang menyerah. Selain itu, mereka juga dapat diandalkan sehingga orang di sekitarnya merasa aman. Ia juga memiliki kompetensi mendalam dalam pekerjaannya.
Kekurangan:
Tipe ini punya tantangan berupa rasa takut akan kegagalan. Hal ini timbul dari sifat perfeksionisme berlebihan, skeptis, dan lamban dalam menghadapi krisis.
Seseorang dengan arketipe ahli bedah saraf perlu belajar bersahabat dengan ketidaknyamanan, berlatih mengambil keputusan cepat, dan berusaha keluar dari zona nyaman.
2. Sang Novelis (The Novelist)
Orang dengan arketipe ini biasanya senang mencoba hal-hal baru di luar dari kebiasaan, karena sangat menghargai perubahan. Ia membutuhkan fleksibilitas tinggi dalam pekerjaannya.
Seorang dengan tipe AQ novelis, memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
- Senang melakukan kebiasaan baru dan mengembangkan metode yang manjur di hidupnya
- Membutuhkan ruang dan waktu yang lebih fleksibel dalam bekerja
- Cenderung berani untuk mengambil risiko untuk lebih mandiri
- Saat dihadapkan dengan tantangan tidak terduga, akan merasa kesal di awal karena merasa bukan bagian dari rencananya.
Motivasi mereka adalah kebebasan dalam menentukan arah hidupnya sendiri. Sang novelis tidak takut untuk menerapkan pola berbeda dari kebiasaan sebelumnya.
Kelebihan:
Kelebihan tipe AQ ini cenderung visioner dan update dengan berita-berita baru. Mereka berani dalam mengambil keputusan dan menyukai diskusi inspiratif. Selain itu, tipe novelis juga kerap menginspirasi orang lain dengan proaktif.
Kekurangan:
Tantangannya, tipe ini cenderung menggunakan perubahan untuk keluar dari situasi rumit. Mereka juga kerap memilih untuk menghindari kesulitan daripada bertahan. Tipe novelis biasanya akan kewalahan dan marah saat menghadapi perubahan yang bukan kehendaknya.
Untuk terus berkembang, seorang novelis harus belajar melepaskan ekspektasi dan harapannya. Ia akan berdamai dengan situasi jika melihat sisi positif pada perubahan yang tidak diinginkan.
3. Pemadam Kebakaran (The Firefighter)
Orang dengan tipe AQ ini cenderung lebih tenang saat berada di dalam kekacauan. Semakin kacau situasinya, semakin mereka merasa tenang.
Ciri-cirinya:
- Mahir dalam respons spontan
- Cenderung mengabaikan perencanaan jangka panjang
- Berani mengambil risiko serta konsekuensinya,
- Tenang ketika dihadapkan dengan tantangan yang tidak terduga, karena mereka menganggap hidup memang berubah-ubah.
Motivasi mereka adalah memperbaiki apa yang menurut orang lain tidak dapat diperbaiki dan menghasilkan dampak nyata dan hasil secara langsung.
Kelebihan:
Kelebihannya, tipe ini cenderung kuat saat berada di bawah tekanan. Mereka biasanya menghadapi krisis dengan pembawaan yang tenang dan sikap optimis. Pemadam kebakaran juga pandai melihat peluang di tengah kekacauan dan bersifat pantang mundur, serta tajam dalam situasi menantang.
Kekurangan:
Sayangnya, tipe ini sulit untuk membuat strategi atau rencana jangka panjang. Orang dengan tipe pemadam kebakaran, kadang tidak sadar telah menciptakan kekacauan karena terlalu nyaman berada di dalamnya.
Upaya yang sebaiknya dilakuka tipe ini adalah menyusun rencana jangka panjang agar mampu membuat perencanaan strategis.
4. Sang Astronot (The Astronaut)
Orang dengan arketipe ini memiliki ciri-ciri:
- Sangat yakin bahwa imajinasi jauh lebih penting dibanding ilmu pengetahuan
- Mempercayai risiko adalah bagian dari inovasi dan kemajuan
- Begitu yakin bisa melakukan segala sesuatu jika sudah bertekad
- Cenderung menerima saat dihadapkan dengan tantangan yang tak terduga.
Motivasi tipe ini adalah mengikuti passion baik dalam halpribadi maupun profesional. Minat dan rasa ingin tahu mereka yang mendalam memengaruhi setiap tindakan dan keputusan.
Antusiasme mereka yang tinggi juga mampu menenggelamkan rasa takut apa pun, sehingga mereka hampir tidak menyadari perubahan besar yang justru bisa mengacaukan orang lain.
Kelebihan:
Tipe astronaut cepat beradaptasi dan berubah arah, lebih gesit daripada tipe lainnya. Kelebihan lainnya adalah otentisitas. Mereka menjadi diri sendiri tanpa ragu. Kecepatan dan semangat mereka menciptakan kepribadian yang berani dan tegas.
Kekurangan:
Sayangnya, mereka kerap menghiraukan detail-detail kecil yang bersifat teknis. Mereka bisa saja merasa telah membuat kemajuan besar, tetapi kemajuan itu tidak selalu tercermin di dunia nyata. Visi para astronaut mungkin terhenti karena kurangnya tindak lanjut atau kesulitan menggalang dukungan orang lain untuk mewujudkan visi mereka.
Solusinya, orang dengan tipe AQ astronot harus memperlambat langkah untuk menyusun rencana realistis. Mereka juga berkomitmen menyelesaikan tugas yang dianggap tidak menyenangkan.
Pemahaman ini bukan berarti menyempitkan jenis kepribadian, tapi sebagai bentuk refleksi diri saja. Tujuannya untuk memahami pola respons seseorang terhadap perubahan yang sewaktu-waktu terjadi.
Jadi, apa arketipe AQ yang cocok dengan kepribadian detikers?
(nah/nah)











































