Bukan Kemewahan, Riset di Inggris Ungkap Tempat Ini Bisa Bantu Mental Lebih Sehat

ADVERTISEMENT

Bukan Kemewahan, Riset di Inggris Ungkap Tempat Ini Bisa Bantu Mental Lebih Sehat

Abdur Rahman Ramadhan - detikEdu
Kamis, 26 Mar 2026 08:30 WIB
Ilustrasi pendaki di Gunung Rinjani.
Foto: Ahmad Viqi/detikBali/Ilustrasi healing di alam
Jakarta -

Pernah merasa tenang setelah berjalan di taman atau duduk di bawah pohon? Ternyata, efek menenangkan itu bukan kebetulan. Penelitian terbaru membuktikan bahwa alam bisa menyembuhkan diri.

Studi dari The University of Manchester menemukan bahwa berinteraksi dengan alam, seperti berjalan di hutan, berkebun, atau duduk diam di dekat air dapat membantu seseorang memproses emosi, menemukan harapan, dan merasakan kembali makna hidup.

Dilansir dari laman The University of Manchester, studi ini meneliti terapi berbasis alam yang disebut ecotherapy, yaitu metode terapi dengan menjalani kegiatan di luar ruangan bersama pendampingan terapis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari hasil tinjauan berbagai studi di seluruh dunia, para peneliti menemukan bahwa pengalaman sederhana di alam dapat membantu seseorang merasa lebih terhubung dengan diri sendiri dan dunia di sekitarnya.

Mengapa Alam Bisa Membantu Proses Penyembuhan

Banyak peserta menggambarkan momen di alam yang membantu mereka memproses rasa sakit, melepaskan masa lalu, dan menemukan kembali arah hidup.

ADVERTISEMENT

Mereka tidak berbicara tentang teknik atau teori. Mereka menjelaskan bahwa pengalaman sederhana, seperti melihat pepohonan tumbuh dan layu, merasakan angin di wajah, atau duduk diam di hutan sambil merasa menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar dapat membuat perasaan mereka membaik.

Beberapa orang menggambarkan alam sebagai cermin kehidupan mereka sendiri. Melihat siklus alami pertumbuhan dan pembaruan membantu mereka menerima pengalaman sulit dan lebih hadir pada saat ini. Ada juga yang merasa menemukan kembali rasa keterhubungan dan kebersamaan, yang membawa kenyamanan serta membuat masalah pribadi terasa lebih ringan.

Studi ini menunjukkan bahwa cara ini memberi dampak jangka panjang. Terapi ini juga membantu orang menerima diri mereka sendiri, melepaskan rasa sakit emosional, dan menemukan arah baru.

Di masa ketika banyak orang merasa cemas tentang masa depan, penelitian ini menyoroti bagaimana hubungan dengan alam dapat mendukung kesehatan mental dan menumbuhkan harapan.

Terapi Alam dan Harapan Baru bagi Kesehatan Mental

Ecotherapy tidak dimaksudkan untuk menggantikan terapi tradisional atau psikolog, tetapi menawarkan sesuatu yang berbeda. Pada dasarnya, ruang dan perspektif menjadi pengingat bahwa manusia adalah bagian dari dunia yang lebih luas.

"Banyak orang mengatakan kepada kami bahwa berada di alam membantu mereka melihat kehidupan mereka secara berbeda. Momen sederhana seperti melihat pepohonan tumbuh, layu, dan memperbarui diri memberi mereka izin untuk menerima perubahan, rasa sakit, dan ketidakpastian, sambil merasa hadir dan terhubung dengan sesuatu yang lebih besar dari diri mereka sendiri," kata Minwoo Kang, penulis utama studi tersebut.

Menurutnya, saat banyak orang merasa kewalahan atau cemas tentang masa depan, pengalaman terapi ini dapat membantu menemukan kembali harapan dan tujuan hidup

Sementara itu, rekan penulis Profesor Terry Hanley menegaskan bahwa penelitian ini menunjukkan bahwa terapi tidak selalu harus terjadi di dalam ruangan. Alam dapat menjadi ruang yang tepat bagi mereka yang ingin menenangkan diri setelah terlalu sering berada di ruang tertutup.

"Bagi sebagian orang, berada di luar ruangan menciptakan ruang yang mereka butuhkan untuk berefleksi, sembuh, dan melangkah maju. Ketika layanan kesehatan mental menghadapi permintaan yang meningkat, pendekatan berbasis alam bisa menjadi bagian berharga dari respons yang lebih luas dan lebih manusiawi terhadap kesejahteraan."

Hasil studi dalam tulisan ini telah dipublikasikan di jurnal Sage Journal dengan judul "Spiritual Experiences in Ecotherapy: A Systematic Review", pada 23 Januari 2026.

Penulis adalah peserta magangHub Kemnaker di detikcom.




(rhr/faz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads