Waspada 21-23 Maret Cuaca Akan Terasa Panas, BMKG Beberkan Alasannya

ADVERTISEMENT

Waspada 21-23 Maret Cuaca Akan Terasa Panas, BMKG Beberkan Alasannya

Devita Savitri - detikEdu
Jumat, 20 Mar 2026 09:00 WIB
Warga menggunakan payung saat cuaca terik di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Rabu (15/10/2025). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap fenomena cuaca panas yang melanda sebagian besar wilayah Indonesia disebabkan posisi gerak s
Ilustrasi suhu panas. BMKG prediksikan 21-23 cuaca akan panas, ini penyebabnya. Foto: ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin
Jakarta -

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) beberkan alasan mengapa cuaca akhir-akhir ini terasa sangat panas. Bahkan pada periode 18-19 Maret 2026, Banten jadi provinsi paling panas dengan suhu 36,4 derajat Celcius.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Cuaca panas ini ternyata berkaitan dengan fenomena astronomi dan meteorologi yang sedang terjadi.

Fenomena yang dimaksud adalah gerak semu tahunan Matahari. Mengutip arsip detikEdu, gerak semu Matahari adalah siklus yang terjadi setiap tiga bulan berturut-turut setiap tahunnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Siklus gerak semu tahunan diakibatkan oleh pergerakan Bumi dalam mengelilingi Matahari, atau lebih dikenal dengan istilah revolusi Bumi. Proses ini akan dimulai pada 21 Maret dan akan berlanjut selama tiga bulan berikutnya, yang diperkirakan akan berakhir pada 21 Juni.

Pada 21-23 Maret 2026, Matahari akan tepat berada di garis khatulistiwa. Seperti yang diketahui, Indonesia berada tepat di wilayah khatulistiwa, sehingga panasnya akan semakin terasa.

ADVERTISEMENT

Alasan Cuaca Akan Terasa Lebih Panas

Ada 3 alasan mengapa cuaca akan terasa lebih panas dari biasanya. Hal ini bisa terjadi karena gabungan antara faktor astronomi dan meteorologi, yakni:

1. Posisi Matahari semakin mendekat ke ekuator. Ketika hal ini terjadi, intensitas radiasi sinar matahari yang diterima menjadi lebih maksimal dan suhu udara melonjak.

2. Pada kondisi ini, tutupan awan akan semakin sedikit.

3. Maret merupakan masa transisi dari musim hujan ke musim kemarau. Kondisi ini juga ikut ambil peran dalam cuaca yang semakin panas.

4 Tips Hadapi Cuaca Panas

BMKG mengingatkan, fenomena ini normal terjadi setiap tahun. Untuk itu, BMKG juga memberikan 4 tips dalam menghadapi cuaca panas, yakni:

1. Minum air putih lebih banyak.

2. Lindungi kulit dari paparan UV langsung.

3. Pilih pakaian dengan bahan katun yang menyerap keringat.

4. Batasi aktivitas luar ruangan pada siang hari jika tidak diperlukan.

Tips ini juga bisa digunakan untuk detikers yang akan melakukan perjalanan mudik pada lebaran 2026. Pastikan tubuh terhidrasi dengan baik dengan minum air putih yang lebih banyak dan gunakan sunscreen untuk pelindung kulit.

Itulah informasi soal cuaca Indonesia yang mulai semakin panas. Pastikan lakukan tipsnya ya detikers!




(det/twu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads