Arus mudik lebaran dimulai sejak awal Maret 2026. Sementara itu, Kementerian Perhubungan memprediksi puncak arus mudik lebaran 2026 akan berlangsung pada H-3 lebaran, Rabu, 18 Maret 2026.
Sejumlah rekayasa lalu lintas, baik one way, ganjil-genap, maupun contraflow, digelar mulai 17 Maret 2026. Langkah ini diharapkan memastikan kelancaran pemudik hingga sampai kembali ke rumah.
Jelang puncak arus mudik lebaran 2026, Kepala Keamanan, Keselamatan, Kesehatan, dan Lingkungan (K3L) Universitas Brawijaya Prof Dr Ir Qomariyatus Sholihah S T M Kes ASEAN Eng IPU mengingatkan pejalan untuk mendukung keamanan dan keselamatan selama mudik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan. Prinsip K3 pada dasarnya mengajarkan kita untuk mengidentifikasi risiko sejak awal dan melakukan langkah pencegahan agar perjalanan tetap aman," ujarnya, dikutip dari laman UB, Senin (16/3/2026).
Tips Mudik Lebaran Aman
Menggunakan prinsip K3, berikut tips Qomariyatus agar mudik berjalan lancar.
1. Cek Kendaraan
Ia menekankan, penting untuk meminimalkan potensi gangguan teknis selama perjalanan agar terhindar dari kecelakaan. Padahal, gangguan ini bisa dihindari dengan pemeriksaan sederhana sebelum mudik.
Berikut langkah untuk memastikan kendaraan siap digunakan untuk mudik:
- Pastikan kondisi kendaraan prima
- Periksa komponen penting seperti mesin, rem, ban, hingga lampu kendaraan.
2. Rencanakan Perjalanan
Perencanaan perjalanan penting untuk memastikan keselamatan pemudik. Beberapa langkah yang bisa dilakukan yakni:
- Rencanakan rute perjalanan
- Tentukan titik istirahat agar tidak kelelahan saat berkendara dan terhindar dari kecelakaan
- Jika mulai terasa mengantuk atau hilang konsentrasi, segera berhenti di rest area untuk istirahat cukup agar bisa kembali fokus berkendara
- Bawa perkengkapan darurat seperti senter, alat keselamatan seperti segitiga pengaman, hingga kotak P3K.
3. Cek Keamanan Rumah
Qomariyatus mengingatkan, pastikan rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggal mudik. Beberapa langkahnya yaitu:
- Matikan aliran listrik yang tidak perlu dan pastikan sudah mati
- Pastikan kompor mati dan saluran gas sudah diputus
- Kunci pintu dan jendela, kemudian pastikan sudah terkunci.
Ia mengatakan, dengan persiapan dan kesadaran untuk menjaga keselamatan, perayaan momen lebaran bisa lebih bahagia. Semoga bermanfaat dan selamat lebaran, detikers!
(twu/nah)











































