5 Jurusan Kuliah yang Menjanjikan pada Era AI, Bisnis-STEM

ADVERTISEMENT

5 Jurusan Kuliah yang Menjanjikan pada Era AI, Bisnis-STEM

Siti Nur Salsabilah - detikEdu
Kamis, 12 Mar 2026 20:00 WIB
Ilustrasi AI di bisnis
Foto: dok. Freepik/Ilustrasi AI
Jakarta -

Di era pesatnya perkembangan artificial intelligence (AI), banyak pekerjaan yang perlahan mulai tergantikan. Ini yang membuat sebagian calon mahasiswa bingung jurusan apa yang memiliki prospek kerja yang menjanjikan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Direktur Jenderal Universitas Phenikaa, Profesor Madya Chu Cam Tho menyampaikan, bahwa harapan dan peluang pada beberapa bidang jurusan yang dapat dipertimbangkan di tengah gempuran kecerdasan buatan.

Daftar Jurusan Kuliah yang Menjanjikan di Era AI

1. Jurusan Ilmu Sosial dan Humaniora

Meski AI mampu menulis dari berbagai angle narasi, tapi tetap saja platform tersebut tidak memiliki pengalaman secara langsung. Beberapa bidang seperti psikologi, sosiologi, linguistik dan hukum memerlukan pemahaman mendalam dan bukan sekadar data.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bidang ini juga mungkin cocok untuk kaum wanita dengan naluri dan empati yang tinggi. Dengan menggabungkan keunggulan manusia dengan AI, peluangnya cukup besar untuk menciptakan keterampilan baru pada masa depan.

Profesor Tho menjelaskan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, AI sudah banyak digunakan dalam proyek budaya berskala besar. Menurutnya, secanggih apapun teknologi tetap saja membutuhkan pengoperasian manusia yang membuat jalan cerita jadi lebih hidup.

ADVERTISEMENT

"Bidang seperti Desain Pengalaman Pengguna atau Manajemen Kreatif membutuhkan perspektif multidimensi dan kepekaan artistik yang tinggi. Oleh karena itu, wanita juga dapat berpartisipasi dengan baik dan berkembang dalam profesi ini," jelasnya, dikutip dari Vietnam.vn, Kamis (9/3/2026).

2. Jurusan Bisnis dan Manajemen

Di era serba digital dan AI, ilmu di bidang bisnis dan manajemen masih diminati sekitar satu dari empat mahasiswa. Meski demikian, jurusan tersebut mendapat tekanan yang lebih besar dari sebelumnya.

Pasalnya, banyak orang yang menganggap bidang ini hanya memerlukan profesionalisme semata. Itulah mengapa, mahasiswa yang mengambil jurusan di rumpun keilmuan tersebut harus aktif mencari pengalaman magang.

Selain mencari pengalaman kerja, mereka juga perlu mengembangkan soft skill yang sesuai dengan zaman. Mahasiswa mungkin dapat memulainya dengan belajar mempelajari alat, dan teknologi pengembangan diri untuk manajemen data, serta analisis konteks.

3. Jurusan Pendidikan dan Pelatihan Guru

Alih-alih fokus pada pengetahuan semata, era AI memaksa kita untuk lebih memahami bagaimana berpikir kritis, etika, dan cara menjadi orang baik. Untuk berkarier di bidang ini, mahasiswa harus mampu menciptakan ide inspiratif serta mengajar sesuai kemampuan anak.

Hal tersebut yang membedakan mana ketulusan dan kehangatan yang diberi oleh guru dan jawaban serta perintah yang dikeluarkan mesin. Bahkan di beberapa negara, profesi guru adalah jurusan yang paling susah ditembus.

4. STEM (Sains, Teknologi, Teknik, Matematika)

Sebagian besar negara sudah memasukkan bidang ini ke dalam prioritas, karena bidang kerja yang lebih luar di masa depan. Seperti, Universitas Phenikaa dan beberapa kampus luar negeri lainnya tengah menerapkan program talenta STEM.

Bahkan untuk perempuan sekalipun, bidang ini masih terasa kurang menarik. Padahal, wanita memiliki keunggulan dalam hal ketelitian, ketekunan, dan pemecahan masalah.

"Jangan takut pada matematika, ilmu pengetahuan alam, atau pemrograman. Anda tidak harus menjadi programmer super, tetapi Anda bisa menjadi analis data atau ahli etika AI," ujar Profesor Tho.

5. Jurusan Kesehatan dan Keperawatan

Bidang ini sangat realistis bahwa semua yang berhubungan dengan anggota tubuh manusia masih memerlukan keahlian dan tenaga manusia. Bidang kesehatan dan keperawatan terbukti masih jadi favorit dan banyak diincar calon mahasiswa.

Namun, pasar memerlukan lebih banyak tenaga medis kompeten, sekaligus mengerti perkembangan teknologi sebagai pendukung. Bidang ini tidak terpaku pada profesi dokter dan perawat.

"Ini juga mencakup pengelolaan sistem perawatan kesehatan cerdas, konseling nutrisi, dan perawatan kesehatan mental. Selain itu, ada bidang-bidang baru seperti Teknik Biomedis, Manajemen Rumah Sakit, dan lain-lain. Bidang-bidang ini sangat menarik di era teknologi," tuturnya.

3 Tips Memilih Jurusan Kuliah yang Tepat

- Berpikir kritis: Menyaring berbagai informasi yang sesuai dengan pemahaman dan realitas;

- Tekad untuk belajar seumur hidup: Karena informasi hari ini seringkali tidak berlaku di masa depan;

- Empati: apapun jurusannya, empati adalah pembeda mutlak antara kecerdasan mesin dengan jati diri manusia.

"Jangan memilih bidang studi hanya karena 'sedang populer' atau 'aman'. Pilihlah bidang studi di mana Anda merasa dapat berpartisipasi, di mana Anda memiliki potensi untuk berkembang, dan di mana Anda dapat hidup sesuai dengan nilai-nilai Anda," pungkas Profesor Tho.

Penulis adalah peserta magangHub Kemnaker di detikcom.



(sls/faz)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads