Tiga Bibit Siklon Tropis di Perairan Indonesia, BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem!

Tiga Bibit Siklon Tropis di Perairan Indonesia, BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem!

Nikita Rosa - detikEdu
Selasa, 03 Mar 2026 13:30 WIB
Pengendara menggunakan jas hujan di kolong jembatan penyeberangan di Jakarta, Rabu (3/12/2025). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan s
Potret Cuaca Ekstrem. (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menemukan tiga bibit siklon tropis yang berada di sekitar wilayah Indonesia. Fenomena cuaca ini berpotensi cuaca ekstrem seperti hujan deras, angin kencang, hingga gelombang tinggi.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan ketiga sistem yang saat ini aktif adalah Bibit Siklon Tropis 90S di Samudra Hindia selatan Banten, Bibit Siklon Tropis 93S di sebelah barat laut daratan Australia, serta Bibit Siklon Tropis 92P di Teluk Carpentaria sebelah selatan Papua Selatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak tidak langsungnya, seperti genangan atau angin kencang. Pastikan hanya merujuk pada kanal resmi BMKG untuk menghindari informasi yang tidak benar (hoaks)," kata Faisal, dalam keterangan resminya Selasa (3/3/2026).

Bibit Siklon Berpeluang Tinggi Menjadi Siklon Tropis

Plt Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menjelaskan Bibit Siklon 90S memiliki peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24-48 jam ke depan. Sementara bibit siklon lainnya, 93S dan 92P, memiliki peluang rendah tetapi tetap memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan Indonesia.

ADVERTISEMENT

"Kemunculan ketiga bibit siklon ini meningkatkan gradien tekanan udara yang memperkuat kecepatan angin permukaan serta memicu pemusatan massa udara," ujarnya.

Wilayah Terdampak Cuaca Ekstrem

Hujan dengan Intensitas Sedang-Lebat

Banten
Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
Yogyakarta
Jawa Timur
Bali
Nusa Tenggara Barat (NTB)
Nusa Tenggara Timur (NTT)

Angin Kencang

Bali
Yogyakarta
Banten
Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
Jawa Timur


Lampung
Maluku
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Sulawesi Selatan
Pesisir selatan Papua Selatan.

Gelombang Laut Kategori Sedang-Tinggi (1,25-2,5 meter)

Laut Flores
Laut Banda
Selat Sunda
Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai.

Gelombang Laut Kategori Tinggi (2,5-4 meter)

Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Lampung
Selatan Banten hingga Bali
Laut Sawu
Selatan NTB dan NTT
LautArafura.

Imbauan BMKG

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Selain itu, antisipasi juga dampak hidrometeorologi seperti genangan, banjir, dan tanah longsor di wilayah rawan.

Nelayan dan pengguna jasa transportasi laut diminta memperhatikan informasi prakiraan tinggi gelombang sebelum melakukan aktivitas pelayaran. Informasi cuaca dapat diakses melalui kanal resmi Info BMKG dan laman https://tropicalcyclone.bmkg.go.id.




(nir/twu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads