Begini Asal-usul Lampion dalam Perayaan Imlek

ADVERTISEMENT

Begini Asal-usul Lampion dalam Perayaan Imlek

Nikita Rosa - detikEdu
Selasa, 17 Feb 2026 12:00 WIB
Sejumlah pekerja memasang ornamen Imlek berupa lampion dan hiasan berbentuk kuda yang melambangkan Tahun Kuda Api, Jumat (13/2/2026).
Asal-usul Lampion Imlek. (Foto: Ari Saputra/detikFoto)
Jakarta -

Lampion merupakan elemen yang tak pernah absen dalam perayaan hari raya Imlek. Mendekati Imlek 2577 Kongzili, lampion sudah mulai dipasang di vihara dan tempat umum lainnya.

Lampion memiliki beragam bentuk. Ada yang berbentuklampion kerajaan, kertas, hingga bayang-bayang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terlihat cantik, ternyata lampion memiliki asal-usul yang mendalam. Apa itu?

Asal-usul Lampion Imlek

Menurut Ensiklopedia Britannica, lampion telah ada sejak masa Dinasti Han (206 SM hingga 220 M). Saat itu, para biksu Buddha menyalakan lentera pada hari ke-15 tahun lunar untuk menghormati Buddha.

ADVERTISEMENT

Ritual ini kemudian diadopsi oleh masyarakat umum dan menyebar ke seluruh China dan bagian Asia lainnya.

Lampion sendiri merupakan bagian dalam Festival YuanXiao. Selama festival, rumah akan dihiasi denganlampion warna-warni.

Nah Festival Yuan Xiao juga memiliki sejarah panjang. Diceritakan Kaisar Giok (You Di) marah kepada sebuah kota karena membunuh angsanya. Ia berencana untuk menghancurkan kota itu dengan api, tetapi rencananya digagalkan oleh seorang peri yang menyarankan penduduk untuk menyalakan lentera di seluruh kota pada hari penghancuran yang telah ditentukan.

Kaisar, yang tertipu oleh semua cahaya itu, mengira kota itu sudah dilalap api. Kota itu selamat, dan sebagai ungkapan syukur, penduduk terus memperingati peristiwa itu setiap tahun dengan membawa lentera warna-warni di seluruh kota.

Jenis-jenis Lampion

Bentuk lampion secara umum adalah bulat dengan rangka bambu. Namun, ada tiga jenis lampion tradisional dari China, yaitu:

Imlek Tahun 2026 adalah Tahun Kuda Api

Tahun 2026 akan jatuh pada Shio Kuda Api. Tahun Kuda Api dimulai tanggal 17 Februari 2026 sampai 5 Februari 2027.

Shio Kuda Api melambangkan semangat, keberanian, energi tinggi, dan dorongan kuat untuk perubahan. Shio ini diyakini membawa dinamika baru dalam berbagai aspek kehidupan.

Nah itulah asal-usul lampion yang selalu melengkapi perayaan Imlek. Selamat merayakan Imlek 2577 Kongzili!




(nir/pal)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads