Apa Itu Hisab dalam Perspektif Astronomi Modern? Cek Penjelasannya

ADVERTISEMENT

Apa Itu Hisab dalam Perspektif Astronomi Modern? Cek Penjelasannya

Novia Aisyah - detikEdu
Minggu, 15 Feb 2026 17:00 WIB
Ilustrasi bumi, bulan, dan matahari di luar angkasa
Ilustrasi Bumi, Bulan, dan Matahari. Foto: Getty Images/photovideostock
Jakarta -

Membicarakan awal bulan Ramadan, tentunya tidak bisa dilepaskan dari ilmu astronomi. Terdapat beberapa cara yang biasanya dilakukan untuk mengetahui awal bulan Ramadan. Salah satu dari ketiga metode tersebut adalah hisab wujudul hilal atau yang dikenal dengan hisab.

Metode hisab melibatkan penghitungan berdasarkan ilmu astronomi. Pada prosesnya, hisab melibatkan ahli ilmu falak (astronomi). Seperti apa sih, hisab itu?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hisab dalam Perspektif Astronomi Modern

Secara bahasa, hisab dalam bahasa Arab berasal dari kata hasiba-yahsibu-hisaban-hisabatan yang artinya menghitung ('adda), kalkulasi (ahsa), dan mengukur (qaddara). Demikian berdasarkan penjelasan dalam buku Pengantar Ilmu Falak: Teori, Praktek, dan Fikih oleh Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar.

Berdasarkan tulisan Sadri Saputra S berjudul "Diskursus Rukyat: Metode Mengilmiahkan Kebenaran Hisab Awal Bulan Kamariah" dalam jurnal Elfalaky Volume 4 Nomor 1, Tahun 2020 M/ 1441 H, berdasarkan istilah, hisab adalah perhitungan benda-benda langit untuk mengetahui kedudukannya pada suatu saat yang diinginkan. Ilmu hisab disebut juga sebagai ilmu falak Islami.

ADVERTISEMENT

Jika hisab dalam aplikasinya dikhususkan pada hisab waktu atau hisab awal bulan, maka yang dimaksud adalah menentukan kedudukan matahari dan bulan pada bola langit pada waktu-waktu tertentu. Dalam bidang keislamaan, hisab kerap digunakan dalam ilmu falak (astronomi) untuk memperhitungkan posisi matahari dan bulan terhadap Bumi.

Posisi matahari penting karena menjadi patokan umat Islam untuk menentukan waktu salat. Sementara, posisi bulan adalah untuk mengetahui adanya hilal sebagai penanda masuknya periode bulan baru dalam kalender Hijriah.

Sementara, dalam buku berjudul Ilmu Falak oleh Prof Dr H Ali Parman, MA dijelaskan, hisab adalah penetapan awal bulan qamariah melalui perhitungan yang akurat. Keakuratan data yang digunakan menghitung datangnya awal bulan qamariah bersumber dari buku standar, misalnya almanak nautika.



(nah/twu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads