Banyak dari lulusan SMA sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di luar negeri. Namun, sebelum mendaftar calon mahasiswa sebaiknya mengenali perbedaan associate degree dan bachelor degree.
Associate degree merupakan pilihan gelar untuk jenjang diploma. Sementara bachelor's degree merupakan gelar untuk sarjana. Keduanya, merupakan sistem gelar yang berlaku di luar negeri.
Pilih Associate Degree Dulu atau Langsung Bachelor's Degree?
Pertama-tama, pastikan dulu sebelum memilih jenjang dan jurusan, apa saja pertimbangan yang dipilih. Misal tujuan karier atau keinginan mengeksplorasi minat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam hal ini, waktu juga bisa dipertimbangkan karena memperoleh gelar associate lebih cepat dibanding sarjana. Dengan begitu, lulus bisa lebih cepat dan bisa segera terjun ke industri kerja.
Di luar negeri, kredit nilai yang didapat dari gelar diploma, dapat ditransfer untuk memperoleh gelar sarjana. Sebab memperoleh gelar diploma, artinya telah menempuh setengah perjalanan menuju sarjana. Cara ini kerap direkomendasikan untuk meminimalisir biaya kuliah.
Di sisi lain, jika yang dituju yakni karier tertentu, maka langsung memilih sarjana akan lebih menguntungkan. Karena banyak pekerjaan yang membutuhkan syarat minimal lulusan sarjana.
Manfaat Mengambil Associate Degree
Bagi calon mahasiswa yang ingin lebih cepat memasuki dunia kerja dengan gelar, mungkin associate degree adalah pilihan tepat. Program ini hanya ditempuh selama dua tahun, sehingga biaya pendidikan dan biaya hidup relatif lebih rendah.
Sementara bagi calon mahasiswa yang berencana memperpanjang masa kuliah, associate degree adalah batu loncatan strategis. Transfer kredit nilai juga mempermudah lulusan diploma untuk menempuh program sarjana lebih cepat.
5 Perbedaan Utama Associate Degree dan Bachelor Degree
1. Durasi program
Gelar associate umumnya ditempuh dalam kurun waktu dua tahun, sementara program sarjana atau bachelor memerlukan waktu empat tahun.
2. Fokus program
Program associate sendiri memiliki dua program dengan fokus yang berbeda yaitu kursus teknik atau kejuruan khusus, yang dikhususkan bagi mahasiswa yang ingin berlatih untuk terjun langsung ke dunia kerja. Selanjutnya ada fokus pendekatan studi umum, ini bisa dipilih untuk persiapan melanjutkan ke tahap sarjana.
Sementara program gelar sarjana berfokus pada satu bidang studi tertentu. Calon mahasiswa dapat memilih bidang kuliah yang diminati seperti seni rupa, bahasa, sains, dan sejarah. Program ini juga mengharuskan mahasiswa mengambil mata kuliah wajib di jurusan yang dipilih.
3. Potensi penghasilan
Menurut Biro Statistik Tenaga Kerja AS, pendapatan mingguan rata-rata pemegang gelar sarjana adalah USD 1.493 (setara Rp 25 juta, dalam kurs Rp 16.770) atau hampir USD 77.636 (Rp 1,3 miliar) per tahun. Bagi mereka yang memiliki gelar diploma, pendapatan mingguan rata-rata adalah USD 1.058 (Rp 17 juta) atau sekitar USD 55.016 (Rp 900 juta) per tahun.
Berdasarkan data tersebut, penghasilan dari lulusan sarjana 34 persen lebih tinggi dibanding diploma. Hal ini dianggap sebanding dengan biaya kuliah yang lebih banyak dikeluarkan untuk meraih gelar sarjana.
4. Biaya Program
Secara umum, program associate memakan lebih sedikit biaya perkuliahan dibanding bachelor. Jika kamu mementingkan jenjang karier dan penghasilan, tidak ada salahnya mengambil program bachelor karena peluang beasiswa yang terbuka.
5. Jenjang Karier
Jenjang karier setara dapat diperoleh kedua lulusan. Hal ini dapat terjadi apabila kredit nilai diberlakukan di kampus penyelenggara perkuliahan. Dengan mentransfer kredit nilai gelar associate, perkuliahan program sarjana hanya ditempuh dalam waktu dua tahun saja.
Selain itu ada beberapa jenjang karier yang memerlukan gelar diploma (associate) di antaranya:
Spesialis jaringan komputer
Teknisi nuklir
Ahli kebersihan gigi
Terapis radiasi
Perancang busana
Teknisi teknik dan operasi kedirgantaraan
Sonografer medis diagnostik
Mantri kesehatan
Teknisi teknik
Nah, itulah penjelasan mengenai associate degree dan bachelor degree di kampus-kampus luar negeri. Kalau detikers tertarik pilih yang mana?
Penulis adalah peserta magangHub Kemnaker di detikcom.
(sls/faz)











































