Apa Itu Grooming yang Ramai Dibicarakan? Ortu Perlu Sensitif dengan Perubahan Anak

ADVERTISEMENT

Apa Itu Grooming yang Ramai Dibicarakan? Ortu Perlu Sensitif dengan Perubahan Anak

Novia Aisyah - detikEdu
Selasa, 13 Jan 2026 18:00 WIB
Ilustrasi Remaja Kurang Kasih Sayang Orang Tua
Istilah grooming tengah ramai dibicarakan setelah seorang figur publik merilis pengalamannya soal ini. Apa itu grooming? Foto: iStock
Jakarta -

Istilah grooming banyak disebut dalam beberapa hari belakangan. Kata tersebut biasanya familiar dengan para pemilik hewan peliharaan, khususnya anak bulu (anabul).

Namun, grooming terkait anabul dan grooming pada anak di bawah umur tidaklah sama. Istilah grooming yang terkait hubungan dengan anak di bawah umur adalah child grooming.

Bagi anak-anak di bawah umur, fenomena grooming perlu diketahui. Orang tua juga perlu mengetahui apa itu grooming dan sensitif terhadap perubahan dalam diri anak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa Itu Grooming?

Kita biasanya mendengar istilah grooming berkaitan dengan hewan peliharaan, khususnya anabul. Dalam kamus Cambridge, istilah ini dapat diartikan sebagai kegiatan untuk membuat penampilan menjadi bersih dan rapi, seperti menyisir rambut.

ADVERTISEMENT

Namun, pengertian grooming di atas berbeda dengan child grooming. Pasalnya, child grooming berarti adalah pelecehan terhadap anak.

Dikutip dari laman Pemerintah Kanada, grooming, yang terkait hubungan dengan anak di bawah umur, adalah ketika seorang dewasa membangun kepercayaan dengan seorang anak dan terkadang juga dengan orang-orang di sekitar anak tersebut, untuk memperoleh akses dan mengontrol anak tersebut. Cara mengontrolnya adalah dengan menormalisasikan perilaku dan ekspektasi tertentu.

Ciri-ciri Perilaku Grooming

Pengondisian yang disebut sebagai grooming ini bisa berupa:

  • Mendekati anak secara online dengan cara berpura-pura menjadi seseorang, misalnya dengan berpura-pura jadi orang yang seumuran anak agar bisa membangun koneksi.
  • Membicarakan tentang teman-teman atau hal-hal yang membuat anak tertarik, memberi hadiah, memberi pujian
  • Memberikan janji kehidupan yang lebih baik, kehidupan yang penuh cinta, uang, obat-obatan, atau bahkan alkohol
  • Berusaha memecah belah hubungan dengan orang tua si anak dengan mengatakan "orang tuamu terlalu ketat" atau "orang tuamu tidak memahamimu" dan sebagainya
  • Menormalisasikan perilaku seksual dengan menunjukkan gambar atau video bernuansa seksual
  • Membuat hubungan yang bernuansa seksual dengan mengirim atau meminta anak merekam atau mengirim gambar maupun video seksual
  • Mengancam atau menekan anak melakukan hal yang diinginkan, yang berujung pada pemerasan seksual
  • Meminta anak untuk bertemu berdua saja.

Tanda-tanda Anak Mengalami Grooming

Berdasarkan National Society for the Prevention of Cruelty to Children, ini tanda-tanda anak di-grooming oleh seseorang:

  1. Perubahan perilaku yang tiba-tiba, seperti menghabiskan lebih banyak atau malah lebih sedikit waktu online
  2. Menghabiskan lebih banyak waktu di luar rumah atau menghilang dari rumah atau sekolah
  3. Bersikap tertutup tentang bagaimana mereka menghabiskan waktu mereka, termasuk saat menggunakan perangkat online
  4. Mendapatkan hadiah yang tidak mereka dijelaskan, baik besar atau kecil
  5. Menyalahgunakan alkohol dan/atau narkoba
  6. Memiliki persahabatan atau hubungan dengan orang yang jauh lebih tua
  7. Mengalami masalah kesehatan seksual
  8. Menggunakan bahasa seksual yang tidak orang tua duga
  9. Tampak sedih atau menarik diri
  10. Masalah kesehatan mental.

Itulah pengertian grooming, ciri-ciri perilaku, dan ciri-ciri anak yang mendapat grooming.



(nah/twu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads