Di tengah era digital, banyak orang justru merasa makin kesepian dan kesulitan terhubung secara emosional dengan orang lain. Penelitian terbaru menunjukkan, sebenarnya ada cara sederhana untuk membangun kedekatan sosial, bahkan dengan orang asing.
Mengutip studi dari University of North Carolina at Chapel Hill yang dipublikasikan di jurnal Communications Psychology, kemampuan mendengarkan dengan baik terbukti membuat seseorang merasa lebih terhubung secara sosial, meski baru pertama kali bertemu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hubungan Emosional dapat Terhubung dengan Mendengarkan
Penelitian ini melibatkan ratusan orang dewasa yang diminta berbincang dengan orang asing dalam berbagai situasi, mulai dari obrolan santai hingga percakapan yang diarahkan agar lebih mendalam.
Hasilnya, mereka yang menunjukkan tanda-tanda mendengarkan secara aktif, seperti merespons dengan cepat dan memperhatikan isi pembicaraan, memiliki kemampuan sosialisasi yang lebih kuat.
Salah satu penulis studi, Taylor N West, menemukan, indikator kualitas kemampuan seseorang dalam mendengarkan yaitu kecepatan menanggapi lawan bicara dan kemampuan menyelaraskan diri dalam percakapan.
Semakin seseorang benar-benar fokus pada lawan bicara, semakin besar pula rasa koneksi yang dirasakan setelah percakapan berakhir.
"Dengan benar-benar memperhatikan apa yang dikatakan lawan bicara, seseorang bisa lebih selaras dengan pasangannya. Hal ini sejalan dengan teori yang sudah ada tentang mendengarkan secara berkualitas," ujar West, dilansir dari Phys.org.
Bertanya, Kunci Sederhana Bangun Kedekatan
Salah satu temuan paling menarik dari studi ini adalah perilaku mengajukan pertanyaan lanjutan.
Menurut West, kebiasaan ini menunjukkan bahwa seseorang punya kemampuan mendengar yang lebih baik, benar-benar menyimak dan tertarik pada cerita orang lain, bukan sekadar menunggu giliran bicara.
Menariknya, peserta yang sebelumnya diminta untuk 'lebih dekat' dengan orang lain ternyata secara alami menjadi pendengar yang lebih baik, meski tidak diberi instruksi khusus untuk itu.
"Bahkan tanpa diminta secara khusus untuk menjadi pendengar yang baik, peserta dalam studi pertama kami yang diarahkan untuk membangun koneksi ternyata lebih sering mengajukan pertanyaan lanjutan dibandingkan kelompok kontrol. Ini menunjukkan bahwa mendengarkan dengan baik bisa menjadi cara alami bagi seseorang untuk membangun hubungan," ujar West.
Fokus Mendengarkan Bikin Obrolan Lebih Nyambung
Kualitas mendengarkan sangat berpengaruh pada seberapa dekat seseorang merasa dengan lawan bicaranya.
Bukan sekadar mendengar, tetapi benar-benar fokus dan memperhatikan isi pembicaraan. Orang yang melakukan hal ini cenderung merasa lebih dekat dan terhubung, meskipun baru pertama kali bertemu.
West menyebutkan bahwa pola ini muncul secara konsisten dalam berbagai eksperimen yang mereka lakukan.
"Di seluruh penelitian kami, perilaku mendengarkan yang berkualitas tinggi secara konsisten berkaitan dengan rasa kedekatan yang lebih kuat," ujar West.
Artinya, semakin baik perhatian seseorang dalam mendengarkan, semakin besar proses pembangunan hubungan sosial.
Yuk, detikers, coba buat obrolan lebih intens dan jadi pendengar yang baik!
Hasil studi ini telah diterbitkan pada jurnal Communications Psychology dengan judul "High-quality listening behaviors linked to social connection between strangers", 21 November 2025.
(twu/twu)











































