Mengapa Pendidikan di Singapura Begitu Maju?

ADVERTISEMENT

Mengapa Pendidikan di Singapura Begitu Maju?

Fahri Zulfikar - detikEdu
Kamis, 28 Agu 2025 13:30 WIB
Pendidikan di Singapura
Foto: Ibartman/Ilustrasi pendidikan di Singapura
Jakarta -

Sistem pendidikan di Singapura banyak diakui sebagai salah satu yang terbaik di Asia, bahkan dunia. Kualitas pendidikan di Singapura terlihat di berbagai jenjang mulai dari dasar hingga universitas.

Kemajuan paling terlihat ada di jenjang universitas. Tercatat, kampus-kampus di Singapura mejeng di peringkat perguruan tinggi terbaik di dunia.

Dalam Times Higher Education (THE) World University Rankings (WUR) 2025, National University of Singapore (Singapore) masuk top 17 kampus terbaik di dunia. Kemudian dalam Quacquarelli Symonds World University Rankings (QS WUR) edisi 2026, National University of Singapore (NUS) masuk top 8 kampus terbaik di dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sistem pendidikan tinggi ini sekaligus menempatkan Singapura menjadi yang terbaik di Asia. Singapura bersaing ketat dengan China, Jepang, dan Korea Selatan.

Namun, kenapa pendidikan di Singapura begitu maju?

ADVERTISEMENT

Faktor yang Membuat Pendidikan di Singapura Bisa Maju

Mengutip SIS Schools, pendidikan di Singapura sempat mengalami kesulitan pada awal merdeka tahun 1965. Mereka sulit mempersiapkan generasi muda yang bisa bekerja dengan layak dan membangun sosial yang efektif. Namun, hal ini berubah seiring sistem pendidikan yang dibentuk.

1. Pendidikan Dikelola oleh Orang-orang Ahli dan Berintegritas

Sistem pendidikan di Singapura menerapkan meritokrasi. Artinya, pendidikan di Singapura dikelola oleh orang-orang yang memiliki kemampuan teruji di bidang terkait.

Dengan dikelola oleh orang yang cakap, muncul prinsip dasar sistem pendidikan di Singapura yakni ketelitian, daya saing, dan ujian nasional yang selektif. Di Singapura, siswa mengikuti ujian nasional di kelas 6, 10, dan 12, lalu dilakukan pemeringkatan dan disortir sebayanya.

Pengelolaan oleh orang-orang yang ahli dan berintegritas ini membuat kebijakan yang muncul bisa strategis dan berkelanjutan. Kerja sama antarlembaga pun memperkuat fondasi di sekolah-sekolah hingga tingkat universitas.

Pendekatan ini akhirnya menghasilkan guru-guru yang ahli serta generasi yang cakap di bidangnya. Hasil dari ini, kemudian ditujukan untuk mengabdi memajukan negara Singapura, di berbagai sektor.

2. Tidak Mudah Mengubah Kebijakan dan Kurikulum

Penerapan sistem pendidikan di Singapura bisa terus berkembang karena komitmen pada kebijakan pemerintahnya. Para pemangku kebijakan di Singapura setia terhadap implementasi pendidikan yang efektif untuk kemajuan pendidikan.

Sistem pendidikan yang diterapkan bersifat jangka panjang untuk mencapai kematangan dan memperkuat sistem itu sendiri. Hal yang paling mencolok, setiap pergantian menteri pendidikan, mereka tidak mengubah kebijakan sebelumnya.

Para pemangku kebijakan yang baru hanya akan melakukan penyesuaian kecil-kecilan. Mereka memanfaatkan pengalaman terdahulu dan terus melanjutkan sistem, sehingga kemajuan tetap berlanjut.

3. Negara Sangat Memperhatikan Guru dan Tenaga Pendidik

Faktor lain yang membuat pendidikan Singapura berhasil yakni sistem yang menaruh perhatian besar terhadap guru. Sistem akan menyeleksi, mempersiapkan, dan memberi insentif guru yang sesuai.

Dengan pola ini, guru akan dilatih dan memiliki kepemimpinan yang berkembang. Kualitas guru menjadi salah satu kunci dalam sistem pendidikan di Singapura.

Dalam hal ini, pemerintah turut mendorong pembinaan guru, sehingga bakat di luar akademik, sangat diapresiasi oleh pemerintah.

Pendidik dan cendekiawan asal Finlandia, Dr Pasi Sahlberg, mengatakan Singapura memiliki rencana dan strategi sistematis, termasuk dalam pendidikan. Di Singapura, bahkan pendidik dan sekolah diberi fleksibilitas dalam membuat keputusan pengajaran.

Menurutnya, ini penting mengingat situasi di kenyataan sering kali tidak pasti. Sehingga melalui sistem pendidikan, sistem memiliki kemampuan untuk adaptasi.

"Kita perlu mempercayai para pendidik kita dan bersikap fleksibel dengan memberikan kesempatan kepada sekolah untuk membuat keputusan tertentu yang lebih sesuai dengan sistem mereka, dalam situasi yang tidak pasti di masa mendatang," kata Dr Sahlberg, dilansir dari ABC News.

4. Kurikulum Dipelajari dari Masa Lalu untuk Tujuan Masa Depan

Singapura membangun fondasi awal pendidikannya dari peninggalan kolonial Inggris. Mereka mempelajari peninggalan Inggris sebagai pendekatan di bidang pendidikan.

Salah satunya, kurikulum yang disesuaikan berdasarkan kualifikasi siswa. Pendekatan ini memunculkan sistem beasiswa nasional yang memungkinkan siswa terbaik menempuh pendidikan di kampus terbaik dunia.

Lulusan terbaiknya, nanti akan kembali ke Singapura untuk membantu di sektor publik minimal dua tahun untuk setiap satu tahun masa studi. Sistem pendidikan juga mengadopsi dwibahasa dengan bahasa Inggris (selain bahasa ibu Mandarin, Melayu, atau Tamil), hingga fokusnya pada sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), demikian dilansir dari World Economic Forum (WEF).

Dengan semua fondasi dan komitmen pejabat dan warga negaranya itu, Singapura menjelma menjadi negara dengan sistem pendidikan terbaik di Asia dan dunia.




(faz/pal)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads