Astronaut Akan Bisa Goreng Kentang di Ruang Angkasa

ADVERTISEMENT

Astronaut Akan Bisa Goreng Kentang di Ruang Angkasa

Martha Grattia - detikEdu
Selasa, 13 Jun 2023 19:00 WIB
This illustration provided by NASA depicts the Mars 2020 spacecraft carrying the Perseverance rover as it approaches Mars. Perseverance’s $3 billion mission is the first leg in a U.S.-European effort to bring Mars samples to Earth in the next decade.
Peneliti mendapati bahwa astronaut akan bisa menggoreng kentang di ruang angkasa dalam misi jangka panjang, seperti ke Mars. Foto: NASA/JPL-Caltech via AP
Jakarta -

Kentang goreng menjadi salah satu makanan favorit banyak orang karena enak dan praktis. Tapi tahukah kamu, ternyata kentang goreng juga akan bisa digoreng di ruang angkasa oleh para astronaut. Kok bisa, ya?

Peneliti John S Lioumbas dkk melaporkan, kentang tetap bisa digoreng dalam kondisi rendah gaya gravitasi seperti halnya di Bumi. Penelitian ini dilakukan Lioumbas dan rekan di dua kampanye penerbangan tanpa gravitasi European Space Agency (ESA), seperti dikutip dari laman Science News.

Penelitian Menggoreng Kentang di Ruang Angkasa

Thodoris Karapantsios dari Aristotle University of Thessaloniki dan rekannya menuturkan, penelitian potensi menggoreng kentang di ruang angkasa ini di antaranya mencari tahu peluang untuk mendukung nutrisi serta kebutuhan psikologis astronaut terhadap kebiasaan makan seperti di Bumi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada beberapa alasan buat penelitian ini, tetapi utamanya karena saat ini astronaut paling lama di ruang angkasa beberapa bulan saja, jadi tidak ada kebutuhan nutrisi dan kebutuhan psikologis serius terkait kebiasaan makanan seperti di Bumi. Ini akan jadi beda sekali ceritanya di misi jangka panjang, misalnya ke Bulan dan ke Mars," jelas Karapantsios.

Ia menambahkan, nutrisi dan penyerapan makanan seperti di Bumi sangat penting bagi kesehatan dan kinerja astronaut. Terlebih selama misi ruang angkasa yang direncanakan di masa depan.

ADVERTISEMENT

Penelitian Memasak Pertama di Luar Angkasa

Meskipun sudah ada kemajuan yang mempelajari tentang sistem budidaya tanaman dalam kondisi antar waktu pada beberapa tahun terakhir, para peneliti mengungkapkan, belum ada yang meneliti mengenai memasak di luar angkasa.

Para peneliti lalu mencari tahu pengaruh gaya gravitasi mikro pada teknik memasak seperti menggoreng. Mereka merancang alat masak eksperimental carousel yang bisa bekerja di kondisi zero gravity.

Eksperimen menggoreng ini lalu dilakukan di dua kampanye penerbangan parabola ESA. Dalam penerbangan ini, sebuah pesawat terbang dalam lengkungan tertentu secara berulang sehingga tercipta momen singkat tanpa gravitasi.

Proses Menggoreng di Luar Angkasa

Para peneliti merekam proses penggorengan dengan kamera beresolusi tinggi dan kecepatan tinggi untuk menangkap dinamika gelembung seperti laju pertumbuhan, ukuran, distribusi, serta kecepatan lepas gelembung minyak dari kentang.

"Kamu mencari tahu kecepatan dan arah gerak gelembung di minyak dan mengukur suhu minyak mendidih serta suhu di dalam kentang," ujar Karapantsios.

Selama penggorengan, alat ditutup untuk keamanan dan mempertahankan tekanan konstan di dalam ruang penggorengan. Dengan begitu, proses memasak terhindar dari kebocoran dan minyak tumpah. Energi yang dibutuhkan buat menggoreng juga jadi lebih sedikit.

Penelitian yang dipublikasi di jurnal Food Research International ini mengungkapkan bahwa tak lama setelah kentang dimasukkan ke minyak dalam kondisi gravitasi rendah, gelembung uap terlepas dengan mudah dari permukaan kentang. Proses ini terjadi sama seperti di Bumi.

Lioumbas mengatakan, penelitian ini tak hanya mengungkapkan bahwa astronaut bisa makan lebih dari makanan yang direhidrasi di ruang angkasa pada perjalanan jangka panjang. Namun, hasil studinya juga bisa meluas ke berbagai aspek.

"Selain mempelajari proses menggoreng di luar angkasa, ini juga mengarah pada kemajuan berbagai bidang, mulai dari perebusan tradisional hingga produksi hidrogen dari energi Matahari dalam gaya gravitas mikro," kata Lioumbas.




(twu/twu)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads