AFTA: Kepanjangan, Latar Belakang, dan Manfaatnya

AFTA: Kepanjangan, Latar Belakang, dan Manfaatnya

Novia Aisyah - detikEdu
Jumat, 09 Des 2022 09:00 WIB
Ketua ASEAN 2023 Resmi Diemban RI, Ini Tugas dan Temanya
Foto: Getty Images/iStockphoto/Aj_OP/AFTA: Kepanjangan, Latar Belakang, dan Manfaatnya
Jakarta -

Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara atau ASEAN memiliki salah satu unit kerja sama yang disebut dengan AFTA. Apakah detikers tahu, apa itu AFTA?

AFTA merupakan singkatan dari Asean Free Trade Area. AFTA adalah kerja sama perdagangan di antara negara-negara Asia Tenggara.

Latar Belakang AFTA

Perjanjian AFTA ditandatangani pada 28 Januari 1992 di Singapura. Dikutip dari Hukum Perdagangan (Perdagangan Nasional dan Perdagangan Internasional) oleh Janus Sidabalok, waktu itu ASEAN memiliki enam negara anggota yaitu Brunei Darussalam, Indonesia, Filipina, Malaysia, Singapura, dan Thailand.

AFTA dibentuk untuk menyikapi perkembangan ekonomi dunia tahun 1980-an yang mengakibatkan ketidakpastian internasional. Ketidakpastian ini diakibatkan oleh perubahan yang mendasar dan cepat.

Lebih lanjut, dijelaskan dalam Modul IPS Edisi PJJ pada Masa Pandemi COVID-19 oleh Tenia Kurniawati dan Andri Setiawan, pembentukan AFTA dilatarbelakangi oleh perkembangan ekonomi setiap negara anggota ASEAN. Namun, perkembangan ekonomi ini tidak berdampak pada kerja sama antaranggota ASEAN.

Maka dari itu, dibutuhkan sebuah wadah untuk bersama-sama memajukan perekonomian di ASEAN. Selain itu, wilayah ASEAN juga membutuhkan persatuan untuk meningkatkan daya saing ekonomi terhadap negara-negara di luar Asia Tenggara.

Sehingga dikatakan, pendirian AFTA adalah upaya untuk meningkatkan daya saing ekonomi di kawasan ASEAN dan untuk menarik investasi asing.

AFTA juga diharapkan untuk membuat ASEAN sebagai pusat produksi pasar dunia, dengan tujuan strategis meningkatkan keunggulan negara ASEAN sebagai suatu kawasan atau unit produksi tunggal dan sebagai pasar tunggal.

Manfaat AFTA bagi Indonesia

AFTA menjadi program yang menguntungkan untuk Indonesia karena sederet hal ini:

1. Memberi peluang untuk kegiatan ekspor komoditas pertanian
2. AFTA dapat menantang Indonesia untuk menghasilkan komoditas yang kompetitif di pasar ASEAN
3. Meningkatkan daya saing untuk mendorong perekonomian Indonesia dan mendorong pelaku usaha menghasilkan barang berkualitas yang bisa bersaing dengan barang-barang negara ASEAN lainnya
4. Memberi peluang untuk pengusaha kecil dan menengah untuk mengekspor barang produksinya, sehingga bisa memperoleh pasar selain dalam negeri
5. Mendorong kesadaran pengusaha untuk berdaya saing lebih kuat.



Simak Video "Jokowi Pimpin Kick Off Keketuaan ASEAN 2023 di Bundaran HI"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia