Apa Itu Tesis? Ini Bedanya dengan Disertasi

Apa Itu Tesis? Ini Bedanya dengan Disertasi

Fahri Zulfikar - detikEdu
Rabu, 30 Nov 2022 08:30 WIB
Ilustrasi lulus kuliah wisuda pendidikan beasiswa
Foto: Getty Images/iStockphoto/Liliboas/ilustrasi tesis
Jakarta -

Tesis adalah karya tulis yang dibuat oleh mahasiswa jenjang S2 guna memperoleh gelar magister dari perguruan tinggi. Apa bedanya dengan skripsi dan disertasi?

Kamus Besar Bahasa Indonesia, mengartikan tesis sebagai pernyataan atau teori yang didukung oleh argumen yang dikemukakan dalam karangan untuk mendapatkan gelar magister.

Sedangkan dalam buku "Tesis dan Disertasi dalam Kebenaran Ilmiah" karya Muhtar, dijelaskan bahwa tesis adalah karya tulis akademik hasil studi dan/atau penelitian mendalam yang dilakukan secara mandiri.


Apa Beda Tesis dengan Disertasi?

Jika tesis ditempuh guna mendapatkan gelar magister, maka disertasi ditulis untuk mendapatkan gelar doktor. Pada hakekatnya adalah pengembangan lebih lanjut dari suatu tesis.

Namun yang membedakan dari tesis adalah keluasan (extensive) dan kedalaman (depth) dari pembuktian tesa-nya harus lebih detail dan maju (advance).

Idealnya suatu disertasi harus lebih dari sekedar pengujian teori, tetapi harus membuka kemungkinan pengajuan suatu terobosan teoritis yang baru.

Oleh karena itu, metodologi penelitian disertasi umumnya harus lebih "advance", karena fokusnya lebih kepada membuat model teoritis baru.

Jadi bisa dikatakan, disertasi berisi sumbangan baru bagi perkembangan ilmu pengetahuan, atau menemukan jawaban baru bagi masalah ilmu pengetahuan.

Poin Perbedaan Tesis dengan Disertasi:

Melansir laman resmi Binus University dan Institut Teknologi Surabaya, berikut ini beberapa perbedaan antara tesis dengan disertasi.

1. Tujuan

Penulisan tesis bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan/teknologi/seni menghasilkan Karya yang Inovatif dan Teruji.

Sementara penulisan disertasi memiliki tujuan untuk menemukan atau mengembangkan teori/konsepsi/ gagasan ilmiah baru (kreatif, original, dan teruji).

2. Permasalahan yang Diangkat

Tesis menggunakan pendekatan Multidisiplin atau Interdisiplin. Tesis bisa berasal dari pengalaman empirik, tetapi bersifat mendalam dan teoritis.

Sedangkan disertasi wajib dilakukan dengan pendekatan Interdisiplin dan Multidisiplin atau Transdisiplin. Disertasi bisa berangkat dari kajian teoritis dengan dukungan fakta empirik sehingga permasalahan yang digali sangat mendalam dan spesifik.

3. Proses Penulisan

Pada proses penulisan tesis, persentase pendampingan hanya 20%, sementara sisanya 80% adalah tanggung jawab penulis. Untuk disertasi, penulis bertanggung jawab 90% atas karya tulis ilmiah dan hanya sedikit pendampingan dari pembimbing.

4. Bobot Ilmiah Karya Tulis

Dari sudut pandang akademik, tesis menempati bobot ilmiah sedang sampai tinggi dengan adanya pengembangan dan pendalaman teori serta penelitian yang dilakukan.

Disertasi mempunyai bobot ilmiah tertinggi sehingga mahasiswa wajib menemukan teori baru atau terobosan lain untuk memperkaya bidang yang digelutinya.

5. Publikasi Penelitian

Tesis harus mempunyai minimal 40 daftar pustaka dan sebaiknya hasil penelitian dipublikasikan minimal skala nasional.

Sedangkan disertasi harus mengandung minimal 60 daftar pustaka agar dapat dipublikasikan secara nasional maupun internasional.

Nah, itulah penjelasan mengenai tesis dan beberapa perbedaannya dengan disertasi. Semoga menambah wawasan detikers ya!



Simak Video "Ombudsman Terima Laporan Kasus Kecelakaan Hasya, Ini Proses Selanjutnya"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/pal)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia