Begini Cara Mengetahui Minat dan Bakat, Siswa Perlu Tahu

Begini Cara Mengetahui Minat dan Bakat, Siswa Perlu Tahu

Trisna Wulandari - detikEdu
Senin, 28 Nov 2022 12:30 WIB
Ilustrasi anak bermain gitar
Cara mengetahui bakat dan minat. Foto: Getty Images/iStockphoto/mgstudyo
Jakarta -

Minat adalah kecenderungan hati yang tinggi pada sesuatu tanpa suruhan. Sementara itu, bakat adalah kemampuan bawaan berupa potensi yang masih perlu dikembangkan atau dilatih untuk mencapai kecakapan, pengetahuan, dan keterampilan khusus.

Lantas, bagaimana cara mengetahui minat dan bakat diri sendiri?

Minat ditandai dengan rasa senang akan sesuatu atau sebuah aktivitas, seperti minat bermain musik.

Tanda minat pada sesuatu antara lain perhatian pada objek tersebut, menyenanginya, dan punya kemauan yang tertuju padanya, seperti dikutip dari akun Instagram Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan Kemendikbudristek @bp3_kemdikbud.

Sementara itu, tanda bakat pada musik misalnya akan lebih cepat menguasai keterampilan bermusik, mengenali nada, atau memainkan alat musik.

Contoh bakat lainnya yaitu kemampuan berbicara di depan publik, berbahasa, melukis, menganalisis data dan fakta, dan lain-lain.

Berikut cara mengenali bakat dan minatmu dari BP3 Kemendikbudristek.

Cara Mengetahui Bakat dan Minat detik.com/tag/minat-bakat

1. Amati Hal yang Disukai dan Dikuasai

Coba observasi diri sehari-hari di waktu luang, temukan hal yang kamu sukai dan kuasai dengan mudah. Contohnya, kamu suka menggambar di waktu luang.

Kamu juga bisa menggambar dan belajar menggambar dengan baik. Hasilnya pun bagus. Hal ini merupakan salah satu indikasi dirimu punya bakat dan minat sebagai penggambar atau seniman.

2. Diskusi dengan Orang Terdekat

Coba diskusikan dengan orang tua dan keluarga untuk bantu menggali bakat terpendam sejak kecil. Sebab, merekalah yang paling mengenal kebiasaan kita sehari-hari

Kamu juga bisa berdiskusi dengan teman terdekat tentang bakat dan minat yang menonjol dari diri. Teman terdekatmu biasanya tahu hal-hal apa yang menarik bagimu.

3. Lakukan Asesmen Bakat dan Minat

Kamu bisa melakukan tes minat dan bakat di berbagai layanan puskesmas, situs, dan aplikasi yang menyediakan layanan psikologi terpercaya.

Hasil tes minat dan bakat bisa digunakan sebagai acuan melihat potensi dan ketertarikan kamu pada suatu bidang. BP3 Kemendikbudristek juga mulai membuka layanan Asesmen Bakat dan Minat di sejumlah provinsi di Indonesia.

4. Bergaul dengan Kelompok Positif

Bergaullah dengan teman yang tidak memandang rendah orang atau membuat tergoda untuk melakukan hal-hal kurang baik, seperti bermalas-malasan dan konsumtif.

Alih-alih, coba bergaul di tengah lingkungan yang mendukung hobimu, mendukungmu untuk mencoba, belajar, dan mengenali hal baru, serta mengenali dirimu sendiri untuk mendukung kemajuanmu.

Contohnya seperti berpartisipasi di komunitas hobi atau sosial, gerakan peduli lingkungan, dan lain-lain.

5. Berhenti Membandingkan Diri Sendiri dengan Orang Lain

Setiap orang punya perkembangan dan pencapaian berbeda-beda. Karena itu, ketimbang membandingkan diri sendiri dengan orang lain, jadikan keberhasilan orang lain sebagai motivasi bertumbuh. Lalu, fokus mengembangkan diri sendiri.

BP3 Kemendikbudristek mengingatkan, bakat tidak akan terasah baik jika tidak ada minat usaha dari dalam diri sendiri untuk mengembangkannya. Yuk detikers, coba kenal minat dan bakat diri!



Simak Video "Sensasi Menerbangkan Pesawat Aeromodeling di Lampung"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/faz)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia