Hewan Annelida: Klasifikasi, Ciri dan Perannya

Hewan Annelida: Klasifikasi, Ciri dan Perannya

Putri Tiah Hadi Kusuma - detikEdu
Minggu, 13 Nov 2022 12:00 WIB
Hirudo medicinalis in a container with water.
Lintah Hirudo medicinalis untuk pengobatan (Foto: iStock)
Jakarta -

Hewan annelida adalah kelompok hewan yang terdiri dari cacing bersegmen dengan bentuk tubuh seperti gelang-gelang, susunan cincin atau ruas-ruas.

Istilah 'annelida' diambil dari bahasa Yunani, dari kata annulus yang berarti cincin dan oidos berarti bentuk. Jadi, annelida adalah cacing yang berbentuk cincin. Dalam klasifikasi ilmiah masuk ke dalam kingdom Animalia, superfilum Lophotrochozoa dan filum Annelida

Cacing sebagai annelida memiliki tubuh bersegmen, triploblastik dengan rongga tubuh sejati (hewan selomata) dan bernapas menggunakan kulit, demikian dikutip dari buku Strategi dan Bank Soal HOTS Biologi SMA/MA kelas 10,11,12 oleh Tim Maestro Eduka.

Hewan annelida terdapat 15.000 spesies dengan panjang tubuh mulai dari 1 mm hingga 3 m. Contoh annelida yang memiliki panjang 3 m adalah cacing tanah Australia. Dapat hidup bebas pada umumnya seperti tanah, air laut maupun air laut tetapi ada juga yang bersifat parasit. Demikian dikutip dari buku Ensiklopedia Anatomi Hewan Invertebrata yang ditulis Ardian Pgs.

Klasifikasi Hewan Annelida

Mengutip buku yang ditulis Umi Kulsum, Biologi Untuk SMA/MA Kelas X Semester 2, berikut klasifikasi hewan annelida:

1. Polychaeta

Poli artinya banyak dan chaeta artinya rambut, jadi pada tubuh cacing banyak sekali dijumpai rambut. Kulitnya dilapisi kutikula, memiliki sistem saraf tangga tali dengan pusat saraf adalah ganglion.

Contohnya adalah cacing wawo dan cacing palolo. Dapat dikonsumsi mengandung protein tinggi, biasanya ditemukan di perairan Kepulauan Maluku serta Fiji-Jepang

2. Olygochaeta

Cacing ini memiliki sedikit jumlah rambut. Cacing ini biasa hidup di tanah maupun perairan tawar. Bersifat hermafrodit sehingga di tubuhnya memiliki ovarium dan testis. Pada waktu reproduksi epidermis mengalami penebalan disebut klitellum. Dan, mengeluarkan kokon dan akan menetas menjadi individu baru. Respirasi dilakukan secara difusi melalui seluruh permukaan tubuhnya. Contoh: cacing tanah.

3. Hirudinea

Cacing ini termasuk penghisap darah. Contohnya lintah dan pacet. Lintah biasanya hidup di daerah lembab, sebelum menghisap darah, lintah akan menyuntikkan zat anestesi sehingga korbannya tidak merasa sakit. Untuk mencegah agar tidak digigit atau sedang digigit dengan memberikan air tembakau, garam atau diolesi dengan balsem atau minyak kayu putih.

Ciri-ciri Hewan Annelida

Berikut ciri-ciri hewan annelida menurut buku Biologi Untuk SMA/MA Kelas X Semester 2 yang ditulis Umi Kulsum:

1. Bentuknya gilig dan bersegmen.

2. Tiap segmen mengandung alat pengeluaran, reproduksi, saraf.

3. Setiap segmen dinamakan somit, sementara struktur somit disebut metameri.

4. Sistem saraf tangga tali.

5. Sistem sirkulasi terbuka (darah beredar melalui pembuluh darah yang tidak seluruhnya terhubung).

Peran Hewan Annelida

Walaupun sebagian jenis hewan annelida sebagai parasit, hewan annelida juga memiliki peranan di kehidupan manusia. Berikut peranan hewan annelida dari buku New Edition Pocket Book Biologi SMA Kelas X,XI & XII yang ditulis Kusnadi, SPd:

1. Sebagai makanan manusia, mengandung protein yang tinggi

2. Digunakan sebagai bahan baku ternak

3. Dapat dijadikan sebagai bahan baku obat, seperti cacing tanah untuk sakit tifus

4. Lintah bisa digunakan dalam dunia pengobatan, untuk membersihkan nanah dan alternatif untuk pencucian darah

Nah, itulah segala keunikan hewan annelida, selamat belajar detikers!



Simak Video "Mencari Cacing Laut di Pasir Berombak Yogyakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(nwk/nwk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia