Sejarah Tenis Meja, Lahir di Inggris dan Populer Disebut Ping Pong

Sejarah Tenis Meja, Lahir di Inggris dan Populer Disebut Ping Pong

Cicin Yulianti - detikEdu
Senin, 31 Okt 2022 14:30 WIB
Jun Mizutani dan Mima Ito berhasil menumbangkan China Xu Xin dan Liu Shiwen dalam pertandingan anda campuran tenis meja Olimpide Tokyo. Mereka pun menyabet medali emas.
Jun Mizutani/Mima Ito raih emas tenis meja Olimpiade Tokyo. Begini sejarah tenis meja (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Apakah detikers pernah memainkan olahraga tenis meja? Jika pernah, tentunya tahu bagaimana cara permainannya ataupun alat-alat yang menunjang permainannya.

Tenis meja merupakan salah satu olahraga yang dimainkan oleh dua orang (tunggal) atau dua pasangan (ganda) secara berlawanan. Permainan ini menggunakan bet kayu yang dilapisi karet untuk sebagai alat pemukul bola celluloid agar bisa melewati jaring.

Permainan ini awalnya populer dengan sebutan ping pong. Hanya saja sejak ping pong dipakai sebagai merek peralatan olah raga, tenis meja kemudian menggusur nama tersebut.

Sejarah Tenis Meja

Dalam buku Mengenal Tenis Meja oleh David Apriyanto, disebutkan bahwa sejarah tenis meja berawal dari penggunaan sebatang kayu untuk memukul bola dari usus binatang yang diisi angin. Hal tersebut terjadi di Iran pada masa purba kala.

Lalu pada abad ke-12 diketahui bahwa bangsa Eropa saat itu gemar bermain tenis meja dengan menggunakan bola yang terbuat dari kertas diikat dengan cara dipukul oleh tangan.

Selanjutnya bangsa India pun diduga telah memainkan tenis meja sejak zaman masa purba dengan bola bersayap bulu dan alat pemukul kayu yang terbungkus kulit binatang menjangan.

Adapun dari laman resmi International Table Tennis Federation (ITTF) disebutkan permainan tenis meja berawal dari Inggris yang merupakan perkembangan dan modifikasi dari tenis yang dilakukan di lapangan rumput. Di sana, tenis meja berasal dari kata gossima dan whiff whaff.

Pada abad ke-19 permainan tenis meja ini semakin digemari oleh warga Inggris, Eropa dan Amerika Serikat. Saat itu, tenis meja masih dikenal dengan sebutan ping pong.

Sejarah tenis meja menunjukkan bahwa RRC, Jepang dan Korea merupakan penggagas masuknya tenis meja ke Asia. Hingga akhirnya tenis meja masuk ke Indonesia pada tahun 1930.

Perkembangan permainan tenis meja di Indonesia cukup berkembang pesat setelah dibentuk Persatuan Ping Pong Seluruh Indonesia (PPPSI) pada tahun 1939. Kemudian pada tahun 1958, PPPSI mengalami perubahan nama menjadi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI).

Organisasi Tenis Meja

Dikarenakan peminat permainan tenis meja semakin banyak, akhirnya pada tahun 1926 Dr. George Lehman mengusulkan pembentukan organisasi tenis meja tingkat Internasional atau International Table Tennis Federation (ITTF).

Organisasi tersebut diketuai oleh Hon Ivor Montagu dari Inggris. Anggota yang bergabung ke dalam ITTF antara lain adalah Inggris, Jerman, Polandia, Perancis, Cekoslowakia, Swedia, India, dan Jepang.

Kemudian pada tahun 1939, anggota dari ITTF bertambah menjadi 28 negara. Mulai dari pembentukan ITTF, kejuaraan tenis meja diselenggarakan tiap tahun hingga pada tahun 1945 harus terhenti karena adanya perang dunia.

Kejuaraan tenis meja internasional pun kembali diselenggarakan pada tahun 1946 dengan jumlah anggota ITTF yang bertambah karena permainan tenis meja sudah populer juga di kalangan warga negara Asia.

Negara-negara di Asia pun membentuk federasi tenis meja Asia yang diberi nama The Table Tennis Federation of Asia (TTFA). Organisasi tenis meja asia ini telah sukses menyelenggarakan banyak kejuaraan tenis meja.

Keberadaan TTFA belum mampu menghimpun kekuatan di asia oleh karenanya dibentuklah ATTU atau Asian Table Tennis Union pada tahun 1972. Tujuan dari dibentuknya ATTU adalah untuk mempererat persahabatan antar pemain tenis meja Asia, memperdalam hubungan tenis meja dengan benua lain dan mempertinggi popularitas, pengembangan, dan prestasi tenis meja.



Simak Video "Ping Pong Gaya Bebas, Melepas Lelah Menuntaskan Hari Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia