6 Pekerjaan Ini Dianggap Paling Berbahaya, Penebang Pohon-Pilot

6 Pekerjaan Ini Dianggap Paling Berbahaya, Penebang Pohon-Pilot

Fahri Zulfikar - detikEdu
Rabu, 26 Okt 2022 15:00 WIB
Ada istilah safety first dalam setiap pekerjaan. Namun suka ada pekerja yang mengabaikan jargon tersebut, padahal sangat penting untuk melindungi nyawa.
Foto: Dok/ilustrasi pekerjaan berbahaya
Jakarta -

Beberapa pekerjaan di dunia ada yang dianggap berbahaya karena berpotensi mengakibatkan cedera fatal hingga kematian. Pekerjaan berbahaya ini umumnya melibatkan alat berat atau situasi yang memerlukan keamanan tinggi.

Occupational Safety and Health Administration (OSHA) di Amerika Serikat menilai beberapa pekerjaan bisa berbahaya karena tingkat kematian yang cukup tinggi. Secara umum, pekerja dalam pekerjaan transportasi, pemindahan material, pekerjaan konstruksi dan ekstraksi menyumbang hampir setengah dari semua kecelakaan kerja yang fatal (47,4 persen), termasuk 1.282 dan 976 kematian di tempat kerja masing-masing.

Meski terdapat standar keamanan yang dipenuhi, namun beberapa profesi di bawah ini tetap lebih berbahaya daripada yang lain.

Apa saja pekerjaan berbahaya tersebut? Berikut ini daftarnya menurut laporan OSHA, dikutip dari laman Invictus Law.

6 Pekerjaan Paling Berbahaya:

1. Pemburu Satwa Liar

Tingkat cedera fatal: 132,1 pekerja per 100.000 pekerja.

Pekerjaan memancing dan berburu satwa liar termasuk dalam bidang yang berbahaya dalam berbagai aspek. Mereka harus memasang perangkap, menangkap hasil tangkapan, dan mengoperasikan mesin berat untuk menjalankan tugas.

Alasan pekerjaan ini dianggap berbahaya karena faktor cidera hingga kematian yang diakibatkan oleh tenggelam dan penggunaan alat berat.

2. Penebang Pohon

Tingkat cedera fatal: 91,7 pekerja per 100.000 pekerja.

Pekerjaan ini identik dengan menggunakan alat berat untuk menebang pohon dan dijadikan bahan baku antara lain kayu, kertas, dan karton.

Profesi ini dianggap berbahaya karena kondisi yang mengharuskan penggunaan alat berat dan kontak dengan benda berbahaya. Cedera hingga kematian kerap berhubungan dengan alat berat yang digunakan pekerjaan ini.

3. Pekerja Konstruksi

Tingkat cedera fatal: 43,3 pekerja per 100.000 pekerja.

Pekerja konstruksi dihadapkan pada lingkungan di mana benda bisa jatuh menimpa mereka atau mereka bisa jatuh dari ketinggian saat mereka bekerja. Kondisi inilah yang menjadi alasan umum penyebab cedera fatal.

4. Pilot dan Insinyur Penerbangan

Tingkat cedera fatal: 34,3 pekerja per 100.000 pekerja.

Dalam laporan OSHA tahun 2018, pilot pesawat dan insinyur penerbangan terdaftar sebagai pekerjaan paling berbahaya nomor dua. Pekerjaan ini berbahaya karena potensi kecelakaan yang bisa terjadi.

Kecelakaan fatal dalam profesi ini umumnya terjadi karena kecelakaan transportasi. Aspek paling berbahaya dari pekerjaan ini terletak pada pesawat pribadi dan helikopter.

5. Pekerja Struktural Besi dan Baja

Tingkat cedera fatal: 32,5 pekerja per 100.000 pekerja.

Pekerjaan ini juga berbahaya karena memiliki potensi cedera hingga kematian. Umumnya disebabkan karena jatuh, terpeleset, dan tersandung secara tidak sengaja.

Selain itu, pekerjaan ini juga bertugas untuk membangun struktur besar menggunakan baja, mereka biasanya memanjat tangga, mengoperasikan mesin berat, atau mengangkat, memuat, dan membongkar baja.

Sehingga semua tugas ini bisa membawa berbagai peluang untuk terjadinya kesalahan langkah yang tidak disengaja.

6. Pengemudi Truk

Tingkat cedera fatal: 25,8 pekerja per 100.000 pekerja.

Pengemudi truk, termasuk pengemudi pengiriman skala kecil, selalu menghadapi bahaya di tempat kerja karena potensi kecelakaan kendaraan bermotor. Potensi inilah yang menjadi penyebab utama di balik kematian di bidang pekerjaan ini.

Nah, itulah beberapa pekerjaan yang dianggap paling berbahaya. Apakah detikers pernah ingin menekuni salah satu pekerjaan di atas?



Simak Video "Penampakan Mogok Kerja Terbesar Dekade Ini di Inggris"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia